MADANINEWS.ID, JAKARTA – Meski terhitung baru 4 (empat) bulan sejak penyelenggaraan haji tahun 2023M/1444H selesai, Pemerintah melalui Kementerian Agama telah melakukan persiapan sejak dini untuk menyambut musim haji tahun 2024.
Apalagi dengan dipastikannya tambahan kuota haji sebanyak 20.000 dari Pemerintah Arab Saudi untuk Indonesia, persiapan untuk penyelenggaraan haji pun terus dikebut.
Mengenai penyelenggaraan haji tahun 2024M/1445H Pemerintah Arab Saudi juga telah mengumumkan tahapan-tahapan penyelenggaraan haji untuk tahun 1445 H/2024 M. Berikut selengkapnya:
1. Tanggal 30 Juni 2023: Penyerahan dokumen pekerjaan dan pengumuman kuota haji untuk tahun 1445 H.
2. Tanggal 16 September 2023: Rapat persiapan, pembukaan akses e-hajj untuk input data, pengumuman daftar perusahaan yang mendapatkan izin, pembukaan kontrak penerbangan, dan aktivasi rekening di e-hajj.
3. Tanggal 4 November 2023: Tahap rapat-rapat persiapan dan penyelesaian paket pelayanan dilakukan.
4. Tanggal 8 Januari 2024: Simposium dan pameran pelayanan haji dan umrah.
5. Tanggal 24 Februari 2024: Penyelesaian semua kontrak akomodasi dan layanan Masyair.
6. Tanggal 1 Maret 2024: Awal proses penerbitan visa.
7. Tanggal 29 April 2024: Penutupan e Hajj dan penerbitan visa.
8. Tanggal 9 Mei 2024: Awal kedatangan jemaah haji.
Sementera itu, Otoritas Umum Penerbangan Sipil (General Authority of Civil Aviation/GACA) telah merilis jadwal penerbangan untuk musim haji 2024.
GACA mengumumkan penerbangan perdana jemaah haji ke Arab Saudi yang akan dimulai pada 9 Mei 2024 dan berlanjut hingga 10 Juni 2024.
Adapun untuk perjalanan pulang jemaah haji yang berangkat dari Arab Saudi dijadwalkan dimulai pada 20 Juni 2024, dan penerbangan terakhir haji 2024 berangkat dari Arab Saudi pada 21 Juli 2024.
GACA telah mengundang maskapai penerbangan dari berbagai negara, untuk mengajukan permohonan operasi penerbangan sebelum dan sesudah haji hingga 1 Januari 2024, untuk memastikan pengalaman perjalanan yang lancar dan terorganisir bagi para jamaah.
