Madaninews.id
  • Home
  • News
  • Ekonomi Syariah
  • Gaya Hidup
  • Khazanah Islam
  • Haji & Umrah
  • Islamika
  • IPEMI
  • Indeks
No Result
View All Result
  • Home
  • News
  • Ekonomi Syariah
  • Gaya Hidup
  • Khazanah Islam
  • Haji & Umrah
  • Islamika
  • IPEMI
  • Indeks
No Result
View All Result
Madaninews.id
No Result
View All Result

Lebih dari 2 Ribu Santri Ikuti MQKN 2023

Abi Abdul Jabbar Sidik
11 July 2023 | 13:00
rubrik: News, Nusantara
Lebih dari 2 Ribu Santri Ikuti MQKN 2023

Para santri saat tiba di Pondok Pesantren Sunan Drajat, Lamongan, Jawa Timur. (foto: dok kemenag)

Share on FacebookShare on Twitter

MADANINEWS.ID, LAMONGAN — Opening Ceremony Musabaqah Qira`atil Kutub tingkat Nasional (MQKN) tahun 2023 akan digelar malam ini di Pesantren Sunan Drajat, Kabupaten Lamongan, Jawa Timur.

Sebanyak 2.195 santri pondok pesantren dan mahasantri Ma’had Aly dari 35 provinsi di Indonesia akan mengikuti gelaran yang mengusung tema ‘Rekontekstualisasi Turats untuk Peradaban dan Kerukunan Indonesia’ ini.

Musabaqah Qira`atil Kutub tingkat Nasional (MQKN) tahun 2023 yang digelar Kementerian Agama ini akan berlangsung 10-18 Juli 2023.

Direktur Jenderal Pendidikan Islam, Muhammad Ali Ramdhani menyampaikan gelaran ini dimaksudkan untuk memotivasi dan meningkatkan kemampuan santri dalam melakukan kajian dan pendalaman ilmu-ilmu agama Islam yang bersumber dari kitab kuning.

“Gelaran ini menjadi bagian penting dari proses kaderisasi ulama dan tokoh masyarakat di masa depan,” kata Ali Ramdhani jelang pembukaan MQKN di Lamongan, Selasa (11/07/2023).

Menurut Kang Dhani, sapaan akrabnya, sesuai dengan tema, rekontekstualisai kitab kuning diharapkan bisa menjawab berbagai kebutuhan masyarakat modern, khususnya kalangan muda perkotaan.

Saat ini, kalangan muda perkotaan lebih berminat belajar agama melalui potongan konten-konten yang beredar di media sosial dengan merujuk pada sosok publik figur yang sebenarnya tidak memiliki kapasitas dan keilmuan untuk menyampaikan pesan-pesan ajaran agama.

Rekontekstualisasi kitab kuning juga sebagai ikhtiar untuk merajut kerukunan, harmoni, memelihara keberagaman dalam hidup berdampingan yang toleran dan damai yang menerapkan prinsip moderasi beragama bagi seluruh elemen bangsa di tengah derasnya arus polarisasi dan menguatkan gerakan politik identitas yang dapat memecah-belah persatuan dan kesatuan Indonesia.

Direktur Pendidikan Diniyah dan Pondok Pesantren, Waryono merinci beberapa jenis lomba yang digelar dalam acara MQKN 2023 tersebut, antara lain; Musabaqah Qira’atil Kutub, Debat Bahasa Arab dan Inggris, Bahtsul Kutub, Debat Qanun hingga Lalaran Nadham.

See also  PPKM Level 3 Batal, Kemenag Perbarui Edaran Pelaksanaan Ibadah Natal 2021

“Musabaqah Qira’atil Kutub bertujuan untuk menggali kemampuan santri dalam membaca, menerjemahkan dan memahami kitab kuning. Lomba ini terbagi ke dalam tiga Marhalah, yaitu Marhalah Ula, Marhalah Wustha, Marhalah Ulya dengan kategori peserta perorangan (putra dan putri),” jelasnya.

Waryono mengungkapkan, serangkaian acara MQKN 2023 ini nantinya juga akan digelar Halaqoh Ulama Nasional yang diikuti oleh 300 kiai/nyai nasional pada 11-13 Juli 2023. Selain itu, juga diadakan Pesantren Bisnis Expo yang menjadi ajang pameran bisnis pesantren. Para santri akan menampilkan berbagai produk unggulan pesantren yang memiliki nilai ekonomi, baik berupa komoditas, jasa, fashion, maupun inovasi teknologi.

Tags: baca kitabkitab kuninglomba baca kitabMQKNMusabaqah Qira`atil Kutub
Previous Post

Otoritas Korea Jajaki Peluang Kerjasama Produk Halal dengan BPJPH

Next Post

Hal-hal yang Disunahkan Saat Pulang dari Ibadah Haji

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Info Iklan
  • Disclaimer
  • Email

Madaninews.id - Ekonomi Syariah, Gaya Hidup Islami, Komunitas | All Rights Reserved

  • Home
  • News
  • Ekonomi Syariah
  • Gaya Hidup
  • Khazanah Islam
  • Haji & Umrah
  • Islamika
  • IPEMI
  • Indeks