Madaninews.id
  • Home
  • News
  • Ekonomi Syariah
  • Gaya Hidup
  • Khazanah Islam
  • Haji & Umrah
  • Islamika
  • IPEMI
  • Indeks
No Result
View All Result
  • Home
  • News
  • Ekonomi Syariah
  • Gaya Hidup
  • Khazanah Islam
  • Haji & Umrah
  • Islamika
  • IPEMI
  • Indeks
No Result
View All Result
Madaninews.id
No Result
View All Result

Rumah Tenun Magelang Hadirkan Kerajinan Interior Bernilai Tinggi

Irawan Nugroho
13 September 2022 | 11:59
rubrik: News, Nusantara
Rumah Tenun Magelang Hadirkan Kerajinan Interior Bernilai Tinggi

Rumah Tenun Magelang di Tonoboyo Bandongan, Kabupaten Magelang

Share on FacebookShare on Twitter

MADANINEWS.ID, Jakarta – Rumah Tenun Magelang memang bukan sekadar rumah tenun biasa. Di dalamnya, ada cerita kain tenun yang dinarasikan, dimulai dari petani yang menanam, memanen, produksi, hingga jadi sebagai tenun.

Rumah Tenun Magelang, yang berada di Tonoboyo Bandongan, Kabupaten Magelang, memang hadir dengan membawa konsep eduwisata dari bahan serat alam yang diolah dan dibuat menjadi kerajinan interior bernilai tinggi.

“Kami melakukan edukasi kepada masyarakat tentang serat alam,” tandas Rif Fatka Ridwan dari Rumah Tenun Magelang, dalam diskusi panel Cerita Kriya bertajuk Membangun Ekosistem Hulu-Hilir Untuk Memastikan Bisnis UMKM yang Berkelanjutan, di Gedung Art Bali, Bali Collection, The Nusa Dua, dalam releasenya tanggal 13/9/2022.

Miliki Mitra Petani Tanaman Serat

Rumah Tenun Magelang sicatat memiliki mitra petani tanaman serat, karena itu komunikasi dengan petani terus dilakukan secara intensif.

“Tujuannya agar hasil yang diharapkan sesuai. Karena, dengan perawatan yang tidak maksimal, hasil yang didapat juga tidak akan sesuai,” ungkap Rif Fatka.

 

Contoh Serat dari Rumah Tenun Magelang

Menariknya lagi, mitra penyeratan suwi dan sambung serat adalah para ibu-ibu dengan jumlah ratusan orang.

Bahkan, Rif Fatka menunjuk produk Tirai Uyang yang diproduksi Alat Tenun Bukan Mesin (ATBM) dengan bahan serat alam, sebagai produk unggulan Magelang. Sekitar 90% produk, diekspor keluar negeri, terutama Amerika Serikat

“Sudah dijual di mancanegara, seperti di Amerika Serikat lewat butik,” kata Rif Fatka.

Selain Tirai uyang, ada juga produk Wallcovering dan karpet, serta hasil produk lainnya. “Bahan bakunya adalah serat alam, yang banyak ditemui di sekitar kita. Seperti Rami, Abaca, Kudzu, Eceng Gondok, dan sebagainya,” imbuh Rif Fatka.

Di masa pandemi Covid-19, Rumah Tenun Magelang tetap bisa survive. Bahkan, akan meluaskan sayap hingga menembus pasar Eropa.

See also  Kemenag Tegaskan Istitha'ah Kesehatan Sebagai Syarat Wajib Pelunasan Haji

“Secara rutin, kami diskusi dengan buyer untuk proses produksi, desain, dan juga kendala,” jelas Rif Fatka.

Menurut Rif Fatka, antara buyer dan pihak penjual saling mengunjungi untuk mengembangkan produk ke depan.

“Kami juga mendapatkan berbagai macam penghargaan dari Amerika Serikat,” ungkap Rif Fatka.

Rumah Tenun Magelang Didirikan Tahun 1988

Kesuksesan Rumah Tenun Magelang tidaklah diraih dengan mudah. Penuh perjuangan untuk mewujudkan hingga menjadi seperti sekarang.

Rif Fatka pun bercerita, Rumah Tenun Magelang didirikan pada 1988 oleh Saryanto Sarbini, Aryantie Saryanto, dan Sri Susilodewi Aryadini. Awalnya, hanya sebagai supplier untuk perkantoran dan hotel.

“Produk didapatkan dari perajin di Majalaya dan Pekalongan,” ucap Rif Fatka.

Setelah usaha semakin berkembang, pada 1992, Rumah Tenun Magelang memutuskan untuk memproduksi sendiri. Bahkan, tak butuh waktu lama, pada 1993 melalui Badan Pengembangan Ekspor Nasional (BPEN) memulai kerjasama dengan pembeli luar negeri.

Tahun 1996, berkembang lagi menjadi suplier bagi perusahaan-perusahaan.

“Seiring dengan mendapatkan buyer dan produksi berjalan lancar, kami memutuskan untuk membangun Rumah Tenun Magelang seperti terlihat sekarang ini,” pungkas Rif Fatka.*

Previous Post

OJK Kini Hapus Kewajiban Emiten Sampaikan Laporan Keuangan Lewat Iklan di Koran

Next Post

Menag Yaqut-Dubes Saudi Bahas Kunjungan Menteri Haji dan Umrah ke Indonesia

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Info Iklan
  • Disclaimer
  • Email

Madaninews.id - Ekonomi Syariah, Gaya Hidup Islami, Komunitas | All Rights Reserved

  • Home
  • News
  • Ekonomi Syariah
  • Gaya Hidup
  • Khazanah Islam
  • Haji & Umrah
  • Islamika
  • IPEMI
  • Indeks