IBADAH.ID, Jakarta-Ketua Umum Majelis Ulama Indonesia (MUI) KH Ma’ruf Amin menyatakan untuk menjaga keutuhan Bangsa penting agar umat Islam di Indonesia untuk memprioritaskan persaudaraan sesama agama (ukhuwah islamiyah) dan persaudaraan sesama bangsa (ukhuwah wathaniyah).
Ma’ruf mengatakan Indonesia bukanlah negara Islam, meski mayoritas penduduknya beragama Islam bahkan terbesar didunia. Tapi ia adalah darul mitsaq (negara kesepakatan), konsensus bangsa dari elemen-elemen yang beragam. ia meminta umat agar tidak mengingkari perjanjian ini.
“Islam kita di Indonesia itu bukan hanya Islam kaffah. Islam kita juga Islam kaffah sama dengan di Saudi, di mana-mana. Tapi ada tambahnya: Islam kaffah ma’al mitsaq. Ada kesepakatan-kesepakatan yang harus kita penuhi,” ujar Ma’ruf dalam acara Halal bi Halal yang digelar PBNU di Jakarta, Selasa (3/7) malam.
Maksudnya, Islam di Indonesia tak hanya menjalankan ajaran Islam secara utuh tapi juga terikat oleh konsensus bersama.
Ma’ruf menyadari konsep keislaman ini masih ditolek oleh sebagian kalangan, khususnya para sarjana atau masyarakat Indonesia yang baru menimba ilmu luar negeri. Untuk orang yang mengingkari negara kesepakatan ini, ia mengusulkan adanya pembimbimbangan agar pandangan dan ceramah mereka sejalan dengan Islam kaffah ma’al mitsaq.
