Madaninews.id
  • Home
  • News
  • Ekonomi Syariah
  • Gaya Hidup
  • Khazanah Islam
  • Haji & Umrah
  • Islamika
  • IPEMI
  • Indeks
No Result
View All Result
  • Home
  • News
  • Ekonomi Syariah
  • Gaya Hidup
  • Khazanah Islam
  • Haji & Umrah
  • Islamika
  • IPEMI
  • Indeks
No Result
View All Result
Madaninews.id
No Result
View All Result

Kemenag Target Kuota Haji 1443 H Terserap 100%

Abi Abdul Jabbar Sidik
30 June 2022 | 11:00
rubrik: Haji & Umrah
Kemenag Target Kuota Haji 1443 H Terserap 100%

Jemaah Haji Indonesia. (foto:ist/dok)

Share on FacebookShare on Twitter

MADANINEWS.ID, JEDDAH — Kuota haji Indonesia tahun ini berjumlah 100.051 orang, terdiri atas 92.825 kuota haji reguler dan 7.226 kuota haji khusus. Kementerian Agama (Kemenag) menargetkan kuota haji reguler dapat terserap 100%.

Direktur Jenderal Penyelenggaraan Haji dan Umrah (PHU) Hilman Latief kepada Media Center Haji (MCH) di Gedung Diwan Al Aseel, Jeddah, Saudi Arabia menjelaskan, bahwa sebenarnya kuota jemaah haji Indonesia sudah terserap sepenuhnya. Namun, dalam perjalanannya hingga keberangkatan, ada saja jemaah yang membatalkan karena alasan tertentu.

Kemenag, lanjut Hilman, sampai saat ini masih terus berupaya memenuhi target 100% itu. Caranya, mencari pengganti dari jemaah yang semula akan berangkat, namun membatalkan.

“Kita ingin kurangi angka jemaah batal berangkat. Biasanya (tahun sebelumnya) di atas 1000 orang. Sekarang ada 90 orang haji regular yang masih berganti-ganti. Kita saat ini sedang cari penggantinya. Sesuai keinginan pak Menteri, kita upayakan bisa 100%,” kata Mantan Rektor Universitas Muhammadiyah Yogyakarta (UMY) ini di Jeddah, Rabu (9/06/2022)

Hilman menegaskan, bahwa dirinya bersama tim akan selalu berupaya maksimal dan optimal dalam pengiriman jemaah haji. Jika nantinya masih ada jemaah yang gagal berangkat di waktu injuri time, maka itu di luar batas kemampuan.

“Misal, jemaah sudah datang ke asrama haji, kemudian sakit. Atau suami atau istrinya sakit sehingga tidak jadi berangkat. Jadi membutuhkan waktu dua hingga tiga hari untuk mencari penggantinya. Biasanya kasus seperti ini muncul ketika sudah di asrama. Rata-rata karena faktor kesehatan,” paparnya.

 

See also  Tim Gerak Cepat Siaga 24 Jam untuk Jemaah Haji
Previous Post

Tim Kesehatan Haji Siap Hadapi Puncak Armuzna

Next Post

Catat! Pemerintah Tetapkan Iduladha 1443 H pada 10 Juli 2022

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Info Iklan
  • Disclaimer
  • Email

Madaninews.id - Ekonomi Syariah, Gaya Hidup Islami, Komunitas | All Rights Reserved

  • Home
  • News
  • Ekonomi Syariah
  • Gaya Hidup
  • Khazanah Islam
  • Haji & Umrah
  • Islamika
  • IPEMI
  • Indeks