Madaninews.id
  • Home
  • News
  • Ekonomi Syariah
  • Gaya Hidup
  • Khazanah Islam
  • Haji & Umrah
  • Islamika
  • IPEMI
  • Indeks
No Result
View All Result
  • Home
  • News
  • Ekonomi Syariah
  • Gaya Hidup
  • Khazanah Islam
  • Haji & Umrah
  • Islamika
  • IPEMI
  • Indeks
No Result
View All Result
Madaninews.id
No Result
View All Result

Haedar Nashir Tegaskan Posisi Muhammadiyah Konsisten Dukung Kemerdekaan Palestina

Abi Abdul Jabbar Sidik
24 May 2021 | 10:00
rubrik: News, Nusantara
Milad ke 45, Ketum PP Muhammadiyah Harap Tetap Istiqomah Mencerahkan Umat

Ketum PP Muhammadiyah Haedar Nashir. (foto:muhammadiyah)

Share on FacebookShare on Twitter

MADANINEWS.ID, YOGYAKARTA — Ketua Umum PP Muhammadiyah Haedar Nashir mengungkapkan bahwa Muhammadiyah merespon penjajahan Palestina bukan dengan fisik melainkan bantuan donasi dan moral politik. Bagi Muhammadiyah, mendukung kemerdekaan sepenuhnya bagi rakyat Palestina itu berarti sebuah sikap yang konsisten dengan konstitusi kita.

“Mestinya bangsa Indonesia secara keseluruhan tanpa terbelah itu harus punya sikap yang sama. Kita punya sejarah panjang dijajah. Dan penjajahan ini sesungguhnya tragedi kemanusiaan paling pahit, paling kelam, paling zalim di muka bumi,” tutur Ketua Umum PP Muhammadiyah ini dalam acara diskusi yang diselenggarakan Pascasarjana UMY pada Senin (24/05).

Watak penjajah bukan hanya menista bangsa dan negara lain, tapi juga menguruk seluruh kekayaan alam yang ada di dalamnya. Menurut Haedar Nashir, mestinya apabila sebuah negara telah menyatakan diri sebagai bangsa yang merdeka dan diakui oleh bangsa lain, seharunya penjajahan dihentikan.

“Kita bisa bertanya kepada negara Belanda dan juga Inggris. Kenapa setelah Indonesia merdeka masih juga datang dan melakukan agresi militer? Poin ini bisa ditarik ke peristiwa Palestina bahwa saat itu saja sudah lebih dari cukup menjajah, masih juga mau menjajah terus,” kata Haedar.

Angkara murka nafsu penjajah tidak pernah padam. Padahal, kata Haedar, kekuasaan yang menjajah bangsa lain bukan hanya menghancurkan semesta kehidupan tetapi juga melululantahkan dirinya sendiri. Haedar kemudian mengajak kepada seluruh bangsa agar memiliki posisi yang sama ketika ada sebuah bangsa yang terjajah.

Banyak nyawa telah melayang akibat konflik di Timur Tengah ini. Jadi, bolehlah ada elit bangsa yang membawa-bawa politik entah 2019 atau 2014, kenapa bisa kita menjadi kerdil bahwa Palestina bukan urusan kita?” tanya Guru Besar Universitas Muhammadiyah Yogyakarta ini.

See also  Panggil Dapur Konsumsi Jemaah di Makkah, Kemenag Ingatkan Sanksi Jika Distribusi Makanan Terlambat

Haedar menyayangkan bila ada anak bangsa yang pro terhadap Israel. Bila mereka tidak sepakat konflik Israel-Palestina sebagai persoalan agama, Haedar mengingatkan bahwa konflik tersebut juga merupakan persoalan konstitusional.

“Di sinilah mestinya jangan sampai bangsa ini jadi pecah gara-gara mereaksi persoalan Palestina karena posisinya sudah jelas. Maka kami apresiasi pada pemerintah yang telah mengambil posisi yang tepat, konsisten untuk tetap mendukung kemerdekaan Palestina,” imbuhnya.

Tags: Haedar nashirpalestinaPP Muhammadiyah
Previous Post

Hal-hal Yang Patut Diketahui Soal Vaksin Gotong Royong

Next Post

Ada Gerhana Bulan Total Rabu 26 Mei, Berikut Panduan Salat Gerhana saat Pandemi

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Info Iklan
  • Disclaimer
  • Email

Madaninews.id - Ekonomi Syariah, Gaya Hidup Islami, Komunitas | All Rights Reserved

  • Home
  • News
  • Ekonomi Syariah
  • Gaya Hidup
  • Khazanah Islam
  • Haji & Umrah
  • Islamika
  • IPEMI
  • Indeks