Madaninews.id
  • Home
  • News
  • Ekonomi Syariah
  • Gaya Hidup
  • Khazanah Islam
  • Haji & Umrah
  • Islamika
  • IPEMI
  • Indeks
No Result
View All Result
  • Home
  • News
  • Ekonomi Syariah
  • Gaya Hidup
  • Khazanah Islam
  • Haji & Umrah
  • Islamika
  • IPEMI
  • Indeks
No Result
View All Result
Madaninews.id
No Result
View All Result

GulaMU, Alternatif Pengganti Gula Impor dari Muhammadiyah

Abi Abdul Jabbar Sidik
14 April 2021 | 08:00
rubrik: News, Nusantara
GulaMU, Alternatif Pengganti Gula Impor dari Muhammadiyah
Share on FacebookShare on Twitter

 MADANINEWS.ID, BANJARNEGARA — Kementrian Perdagangan (Kemendag) Republik Indonesia pada tahun 2020 mengeluarkan izin impor sebanyak 550.000 ton gula mentah (raw sugar). Kemendag beralasan, impor ini dimaksudkan untuk menekan kenaikan harga gula di pasaran.

Mendag menetapkan harga eceran tertinggi (HET) untuk gula sebesar Rp12.500per kilogram. Namun dipasaran harga gula melonjak melebihi HET nya, harganya sampai RP17.000 per kilogram.

Dikutip dari faisalbasri.com pada (14/4), Ekonom Senior Faisal Basri menyoroti impor gula mentah sebagai kebijakan yang menguntungkan importir, dan merugikan petani tebu. Ia beralasan, impor ini terasa aneh karena impor gula terus meningkat dari tahun ke tahun meskipun industri makanan dan minuman sebagai penggunanya mengalami penurunan.

“Di tengah pandemi COVID-19, ketika impor anjlok, justru impor gula melonjak dari 4,09 juta ton tahun 2019 menjadi 5,54 juta ton, tertinggi sepanjang sejarah. Padahal industri makanan dan minuman–sebagai pengguna gula terbanyak–pertumbuhannya anjlok dari 7,8 persen tahun 2019 menjadi hanya 1,6 persen tahun 2020,” sebut Faisal

Menawarkan solusi atas masalah gula dalam negeri, Rumah Mocaf Indoesai dan Lembaga Usaha Kelompok Unggul (Luku) binaan Majelis Pemberdayaan Masyarakat (MPM) PP Muhammadiyah menawarkan produk terbarunya yakni GulaMu.

Riza Azyumaridha Azra, Direktur Rumah Mocaf menjelaskan, GulaMu merupakan gula cair berbahan dasar dari singkong. Jenis gula ini sebagai alternatif pengganti gula dari tebu, GulaMu memiliki keunggulan lebih manis, dan sehat.

“Sementara untuk harga relatif bisa bersaing. Sehingga dapat menggapai konsumen kalangan menengan ke bawah. Dari sisi kesehatan, GulaMu aman untuk diabetes dan rendah kalori. Meski demikian, GulaMu dua kali lebih manis dari pada gula pasir putih,” ungkap Riza pada (13/4)

Selain memberikan keuntungan untuk pembeli atau konsumen, GulaMu ini juga bisa membantu meningkatkan kesejahteraan petani singkong yang selama ini terpinggirkan. GulaMu yang berbahan dasar 100 persen singkong ini mengambil singkong dari petani singkong dampingan dari Rumah Mocaf Indonesia di Kabupaten Banjarnegara.

See also  Ketua PP Muhammadiyah Minta para Dai Gencarkan Dakwah lewat Media Digital

Sementara itu, terkait dengan harga jual produk turunan dari singkong dan harga beli singkong petani menerapkan konsep demokratisasi ekonomi, artinya ada keterbukaan harga antara petani dengan produsen GulaMu. Untuk info pemesanan bisa menghubungi ke nomer 087831762616/085643825425

Tags: Gula ImporGula MuhammadiyahGulaMuPP Muhammadiyah
Previous Post

MUI Kembali Lakukan Pemantauan Siaran TV Selama Ramadhan

Next Post

Masih Pandemi,  Menag Ingatkan Umat Jaga Prokes Selama Ramadan

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Info Iklan
  • Disclaimer
  • Email

Madaninews.id - Ekonomi Syariah, Gaya Hidup Islami, Komunitas | All Rights Reserved

  • Home
  • News
  • Ekonomi Syariah
  • Gaya Hidup
  • Khazanah Islam
  • Haji & Umrah
  • Islamika
  • IPEMI
  • Indeks