Madaninews.id
  • Home
  • News
  • Ekonomi Syariah
  • Gaya Hidup
  • Khazanah Islam
  • Haji & Umrah
  • Islamika
  • IPEMI
  • Indeks
No Result
View All Result
  • Home
  • News
  • Ekonomi Syariah
  • Gaya Hidup
  • Khazanah Islam
  • Haji & Umrah
  • Islamika
  • IPEMI
  • Indeks
No Result
View All Result
Madaninews.id
No Result
View All Result

Ketua PP Muhammadiyah Minta para Dai Gencarkan Dakwah lewat Media Digital

Abi Abdul Jabbar Sidik
8 May 2020 | 19:00
rubrik: News, Nusantara
Ketua PP Muhammadiyah Minta para Dai Gencarkan Dakwah lewat Media Digital

, Ketua Pimpinan Pusat Muhammadiyah Bidang Pustaka dan Informasi, Dadang Kahmad

Share on FacebookShare on Twitter

MADANINEWS.ID, YOGYAKARTA — Masa darurat Covid-19 membuat berbagai kegiatan berbasis kerumunan dibatasi, termasuk pengajian. Karena itu, Ketua Pimpinan Pusat Muhammadiyah Bidang Pustaka dan Informasi, Dadang Kahmad mendorong dai Muhammadiyah lebih aktif mensyiarkan dakwah berbasis digital.

“Dengan handphone kita bisa memilih materi ceramah berbagai versi, mazhab, dan kelompok. Tapi sayangnya dari kita, dakwah pencerahan belum banyak. Bahkan sangat sulit mencari pembicara yang populer dari Muhammadiyah. Lebih banyak dari saudara-saudara kita yang lain,” sesal Dadang, Kamis (7/5).

Dalam Pengajian Ramadan Televisi Muhammadiyah (TvMu) bertema “Kebangkitan Dakwah Digital di Masa Pandemi Covid-19” tersebut, Dadang menambahkan bahwa metode dakwah Muhammadiyah harus lentur dan tidak konservatif agar dapat menjangkau lebih banyak tempat.

“Orang banyak mencari hukum agama di internet. Termasuk berbagai sosial media dimanfaatkan berbagai tokoh. Ajaklah dengan hikmah, cara yang sesuai dengan zaman. Ini kesempatan kita untuk memanfaatkan. Jika tidak, maka bagaimana kita bisa menyebarkan dakwah pencerahan? Islam berkemajuan tidak berkembang dengan pesat karena kita tidak mau bermain dengan metode yang sesuai dengan zaman,” imbuh Dadang.

Dadang berharap masa darurat Covid menjadi sisi positif bagi aktivis Muhammadiyah untuk menggencarkan Dakwah Pencerahan berbasis digital.

“Revolusi 4.0, internet menjadi bagian yang tidak terpisahkan dari kehidupan kita di semua lini, termasuk lini dakwah. Jika kita tidak bisa memanfaatkan maka merugi. Penelitian UIN Jakarta tahun 2017, 56% anak milenial belajar agama dari internet. Sudah tiga tahun lewat perkembangannya luar biasa. Dengan masa Covid ini mungkin bisa sampai 90%. Ini lapangan dakwah yang perlu kita perhatikan betul,” tegasnya.

“Bagaimana kita memanfaatkan sarana digital virtual yang ada untuk kepentingan kebenaran, kita bersaing dengan informasi-informasi yang jelek bahkan mengarah ke kemunkaran. Tidak apa-apa masuk ke berbagai platform sosial media asal dengan pesan-pesan yang membangun ahlakul karimah,” tutup Dadang. 

See also  Menag Sebut Industri Halal Berkontribusi pada Pemulihan Ekonomi Pascapandemi
Tags: daiDakwahdakwah digitalPP Muhammadiyah
Previous Post

Tips Istiqamah Menjalankan Ibadah di Bulan Ramadhan

Next Post

Hanya USD 21 Miliar, Konsumsi Fesyen Muslim Indonesia Masih Rendah

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Info Iklan
  • Disclaimer
  • Email

Madaninews.id - Ekonomi Syariah, Gaya Hidup Islami, Komunitas | All Rights Reserved

  • Home
  • News
  • Ekonomi Syariah
  • Gaya Hidup
  • Khazanah Islam
  • Haji & Umrah
  • Islamika
  • IPEMI
  • Indeks