Madaninews.id
  • Home
  • News
  • Ekonomi Syariah
  • Gaya Hidup
  • Khazanah Islam
  • Haji & Umrah
  • Islamika
  • IPEMI
  • Indeks
No Result
View All Result
  • Home
  • News
  • Ekonomi Syariah
  • Gaya Hidup
  • Khazanah Islam
  • Haji & Umrah
  • Islamika
  • IPEMI
  • Indeks
No Result
View All Result
Madaninews.id
No Result
View All Result

Wamenag Kenang Gus Sholah Sebagai Tokoh Pemersatu Bangsa

Abi Abdul Jabbar Sidik
3 February 2020 | 11:16
rubrik: News, Nusantara
Wamenag Kenang Gus Sholah Sebagai Tokoh Pemersatu Bangsa

Wamenag Zainut Tahuid Saadi mengenag sosok Gu Sholah Sebagai Tokoh yang mampu menjembatani banyak kalangan. (foto:istimewa)

Share on FacebookShare on Twitter

MADANINEWS.ID, JAKARTA — Pengasuh Pondok Pesantren Tebuireng, Jombang, Jawa Timur, KH Salahuddin Wahid alias Gus Sholah, wafat. Adik dari Presiden ke-4 KH Abdurrahman Wahid (Gus Dur) ini meninggal di Rumah Sakit Harapan Kita Jakarta pada Minggu (02/02) pukul 20.59.

Menurut Wakil Menteri Agama Zainut Tauhid Sa’adi, Almarhum yang akrab disapa Gus Sholah ini adalah tokoh pemersatu bangsa.

“Beliau menjadi jembatan yang mengbubungkan semua golongan. Jembatan yang menghubungkan tokoh-tokoh agama, pemerintah, dan masyarakat,” demikian kenangan Wamenag terhadap sosok pengasuh Pesantren Tebu Ireng, Jombang ini, yang disampaikan melalui pesan singkat, Jakarta, Senin (03/02).

“Bahkan di kalangan NU, beliau menjadi jembatan  antara golongan muda dan golongan tua. Sehingga di NU tidak terjadi kesenjangan generasi baik dari aspek pemikiran maupun sikap keagamaannya,” lanjutnya.

Di mata Wamenag, Gus Sholah selama ini terus mengabdikan hidupnya untuk kepentingan umat dan bangsa. Beliau adalah seorang negarawan, ulama,  cendekiawan dan pegiat kemanusiaan yang mengayomi semua golongan tanpa memandang suku, ras, agama dan golongan. 

“Beliau adalah perekat persatuan dan penjaga harmoni kebhinnekaan,” tutur Wamenag.

KH Salahuddin Wahid adalah cucu dari pendiri NU, Hadratus-Syekh KH Hasyim Asy’ari. Sebagai tokoh NU, kata Wamenag, Gus Sholah dikenal sebagai sosok yang berpikiran terbuka, demokratis, dan jernih dalam melihat masalah. Solusi yang diberikan salalu mengedepankan pertimbangan kemaslahatan untuk kepentingan yang lebih besar, dan mengenyampingkan kepentingan kelompok dan golongan. 

Dikatakan Wamenag, Gus Sholah tidak segan menyampaikan kritik kepada siapa pun jika dianggap salah, dan membela siapa pun yang benar meskipun orang lain menganggap salah. Semua itu dilakukan tanpa ada pamrih dan beban, karena disampaikan dg penuh keihlasan.

“Pesan terakhir beliau kepada saya disampaikan oleh putra beliau Gus Billy Wahid melalui pesan WA pada tanggal 30 Januari 2020 terkait dengan rencana pemutaran film Jejak Langkah 2 Ulama KH. Ahmad Dahlan dan KH. Hasyim Asy’ari. Beliau berpesan agar Gus Billy Wahid berkomunikasi dengan saya, untuk hal tersebut saya menyambut dengan senang hati,” kenangnya. 

See also  Wamenag Himbau Kampus Islam Bisa Lebih Mandiri

Tidak lama setelah mendapat informasi Gus Sholah dirawat di rumah sakit, Wamenag mengaku belum sempat sowan. “Tokoh yang teduh, tenang, sabar dan penuh empati kepada sesama itu kini telah meninggalkan kita. Semoga Allah SWT memberikan pahala surga kepadanya,” harap Wamenag.

“Selamat jalan Gus Sholah..guru bangsa yang mulia, pintu-pintu langit terbuka lebar dan para malaikat menyambutmu dengan hamparan surga…aamiin,” lanjutnya melangitkan doa.

Jenazah Gus Sholah akan dimakamkan di kompleks pemakaman Tebu Ireng, Jombang, Jawa Timur pukul 16.00.

Tags: gus sholahgus sholah wafatKH Salahuddin wahidZainut Tauhid Sa'adi
Previous Post

Sosok Almarhum Gus Sholah di Mata Ketum Muhammadiyah

Next Post

Tiga Jenis Obat Alami yang Disebutkan dalam Al-Quran

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Info Iklan
  • Disclaimer
  • Email

Madaninews.id - Ekonomi Syariah, Gaya Hidup Islami, Komunitas | All Rights Reserved

  • Home
  • News
  • Ekonomi Syariah
  • Gaya Hidup
  • Khazanah Islam
  • Haji & Umrah
  • Islamika
  • IPEMI
  • Indeks