Tiga Jenis Obat Alami yang Disebutkan dalam Al-Quran

Penulis Abi Abdul Jabbar

MADANINEWS.ID, JAKARTA — Allah SWT telah menjamin bahwa seluruh penyakit yang menimpa seorang hamba pasti ada obatnya. Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda,

مَا أَنْزَلَ اللهُ دَاءً إِلاَّ أَنْزَل لَهُ شِفَاءً

“ Tidaklah Allah menurunkan suatu penyakit, melainkan akan menurunkan pula obat untuk penyakit tersebut ” (H.R. Bukhari)

Hadits ini menunjukkan bahwa seluruh jenis penyakit, memiliki obat yang dapat digunakan untuk mencegah, menyembuhkan, ataupun untuk meringankan penyakit tersebut. Hadits ini juga mengandung dorongan untuk mempelajari pengobatan penyakit-penyakit badan sebagaimana kita mempelajari obat untuk penyakit-penyakit hati. Karena Allah Ta’ala telah menjelaskan kepada kita bahwa seluruh jenis penyakit memiliki obat, sehingga kita hendaknya berusaha mempelajari dan kemudian mempraktikkannya.

Allah SWT bahkan menyebut beberapa jenis obat-obatan alami yang bisa menyembuhkan penyakit di dalm Al-Quran. Setidaknya ada tiga obat yang Allah sebut dalam Al-Quran   yakni delima, madu, dan jahe. berikut ulasannya :

1. Jahe

ALLAH berfirman,

وَيُسْقَوْنَ فِيهَا كَأْسًا كَانَ مِزَاجُهَا زَنْجَبِيلًا

Di dalam surga itu mereka diberi minum segelas (minuman) yang campurannya adalah jahe.” (QS Al-Insan: 17).

Dikutip dari Buku Pintar Sains dalam Alquran Mengerti Mukjizat Ilmiah Firman Allah, halaman 811-813, karya Dr.Nadiah Thayyarah, jahe atau zanjabil dalam bahasa Arab atau ginger dalam bahasa Inggris adalah sejenis tanaman rumput-rumputan aromatik yang berumur panjang. Termasuk kelompok rhizome, yaitu tumbuhan yang memiliki akar sekaligus menjadi batang yang tumbuh menyamping di dalam tanah dan akar-batang itu bisa mencapai panjang 1,5 meter bercabang banyak. Daunnya pipih seperti lembing dan runcing di ujungnya, permukaannya halus, warnanya hijau gelap.

Dalam buku itu juga disebutkan bahwa Ibnu Masawih menyatakan, jahe berguna bagi gangguan hati akibat cuaca panas ataupun dingin, mampu meningkatkan vitalitas pria, dan mengobati gastritis pada lambung dan usus.

2. Madu

Selanjutnya adalah madu, yakni dipercaya dapat menjadi penawar berbagai penyakit. Seperti dijelaskan di dalam Surat An Nahl ayat 69:

ثُمَّ كُلِي مِنْ كُلِّ الثَّمَرَاتِ فَاسْلُكِي سُبُلَ رَبِّكِ ذُلُلًا ۚ يَخْرُجُ مِنْ بُطُونِهَا شَرَابٌ مُخْتَلِفٌ أَلْوَانُهُ فِيهِ شِفَاءٌ لِلنَّاسِ ۗ إِنَّ فِي ذَٰلِكَ لَآيَةً لِقَوْمٍ يَتَفَكَّرُونَ

“Kemudian makanlah dari tiap-tiap (macam) buah-buahan dan tempuhlah jalan Tuhanmu yang telah dimudahkan (bagimu). Dari perut lebah itu ke luar minuman (madu) yang bermacam-macam warnanya, di dalamnya terdapat obat yang menyembuhkan bagi manusia. Sesungguhnya pada yang demikian itu benar-benar terdapat tanda (kebesaran Tuhan) bagi orang-orang yang memikirkan,”

Sementara dalam buku Alquran vs Sains Modern Menurut Dr Zakir Naik karya Ramadhani dan kawan-kawan, disebutkan, pada Perang Dunia II orang-orang Rusia menggunakan madu untuk menyembuhkan luka-luka mereka.

3. Buah Delima

Allah SWT berfirman:

فِيهِمَا فَاكِهَةٌ وَنَخْلٌ وَرُمَّانٌ..فَبِأَيِّ آلَاءِ رَبِّكُمَا تُكَذِّبَانِ

Di dalam keduanya (ada macam-macam) buah-buahan dan kurma serta delima. Maka nikmat Tuhan kamu yang manakah yang kamu dustakan?,” (QS.Ar Rahman 68-69).

Dikutip dari buku Sains dalam Alquran Mengerti Mukzijat Allah Halaman 823 Karya dr Nadiiyah Thayyarah, Delima termasuk tumbuhan purba kala dan memiliki berbagai keistimewaan dan manfaat. Contohnya, para Firaun Mesir Kuno telah memanfaatkan delima sebagai obat.

Dijelaskan juga dalam buku tersbeut, pada saat batuk air Delima berkhasiat sebagai mencahar atau menteralisir perut. Kemudian asam Delima memperbaiki pencernaan. Delima juga memperlancar air seni, mengatasi diaere, mencegah muntah, dan lain-lain.

BACA JUGA

Tinggalkan komentar