Madaninews.id
  • Home
  • News
  • Ekonomi Syariah
  • Gaya Hidup
  • Khazanah Islam
  • Haji & Umrah
  • Islamika
  • IPEMI
  • Indeks
No Result
View All Result
  • Home
  • News
  • Ekonomi Syariah
  • Gaya Hidup
  • Khazanah Islam
  • Haji & Umrah
  • Islamika
  • IPEMI
  • Indeks
No Result
View All Result
Madaninews.id
No Result
View All Result

Meningkatkan Promosi Kuliner Indonesia ke Seluruh Dunia melalui Gastrodiplomasi

Abi Abdul Jabbar Sidik
17 October 2019 | 16:24
rubrik: Mancanegara
Meningkatkan Promosi Kuliner Indonesia ke Seluruh Dunia melalui Gastrodiplomasi

Menteri Luar Negeri Retno Marsudi dalam National Seminar on Economic Diplomacy: “Gastrodiplomacy to Strengthen the Indonesian Economy" (foto:kemlu)

Share on FacebookShare on Twitter

MADANINEWS.ID, JAKARTA — Kementerian Luar Negeri bekerja sama dengan Indonesian Gastronomy Association(IGA), menyelenggarakan National Seminar on Economic Diplomacy: “Gastrodiplomacy to Strengthen the Indonesian Economy” pada Kamis, 17 Oktober 2019. Acara ini dihadiri kurang lebih 250 orang dan menjadi kesempatan saling berbagi pengetahuan serta pengalaman tentang menjalankan bisnis makanan, khususnya makanan khas Indonesia di luar negeri.

“Makanan adalah identitas nasional suatu bangsa. Gastrodiplomacy akan mendukung diplomasi ekonomi Indonesia.” ujar Menteri Luar Negeri Retno Marsudi.

Lebih dari sekedar tujuan bisnis, “Gastrodiplomasi merupakan alat soft-power diplomacy yang kuat dan mampu meningkatkan citra Indonesia di luar negeri serta dapat mendorong industri pangan Indonesia di luar negeri.” ungkap Cecep Herawan, Direktur Jenderal Informasi dan Diplomasi Publik, Kementerian Luar Negeri.

Salah seorang Pembicara, Dr. Siswo Pramono, Kepala Badan Pengkajian dan Pengembangan Kebijakan Kemlu, menyampaikan bahwa Indonesia perlu fokus untuk upaya memperbanyak industri makanan di luar negeri, bekerja dengan diaspora, menciptakan tradisi tersendiri, serta mempertimbangkan sensitivitas menu-menu tertentu di belahan dunia lainnya (seperti konsumsi daging sapi di India).

Kegiatan ini telah menghadirkan peserta dari para pemangku kepentingan yaitu kementerian/lembaga, organisasi-organisasi masyarakat, akademisi, mahasiswa/i, pelaku usaha di bidang kuliner, serta masyarakat umum.

Kegiatan ini diisi dengan share of best-practices di bidang kuliner oleh para pakar sekaligus pelaksana bisnis dari Thailand dan Korea Selatan, yaitu Karim Raoud dari Blue Elephant cabang Paris, dan Steven Kim dari Qraved. Selain itu, para pelaku bisnis kuliner ternama di Indonesia (Hendra Noviyanti dari Upnormal dan Rama Auwines dari Sari Ratu) turut berbagi pengalaman dalam menjalankan bisnisnya. Dari pihak pemerintah, Darmono Taniwiryono, Ph.D. dari Badan Pengelola Dana Perkebunan Kelapa Sawit juga hadir sebagai pembicara untuk memberikan perspektif yang lain.

See also  Atlet Difabel Indonesia Harumkan Nama Bangsa di World Para Athletics Grand Prix Tunisia 2019
Tags: gastronomiIndonesian Gastronomy Associationretno marsudi
Previous Post

Pemerintah Akan Fasilitasi Jaminan Produk Halal Bagi UMKM

Next Post

MUI Dukung Penuh Penerapan UU JPH

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Info Iklan
  • Disclaimer
  • Email

Madaninews.id - Ekonomi Syariah, Gaya Hidup Islami, Komunitas | All Rights Reserved

  • Home
  • News
  • Ekonomi Syariah
  • Gaya Hidup
  • Khazanah Islam
  • Haji & Umrah
  • Islamika
  • IPEMI
  • Indeks