Madaninews.id
  • Home
  • News
  • Ekonomi Syariah
  • Gaya Hidup
  • Khazanah Islam
  • Haji & Umrah
  • Islamika
  • IPEMI
  • Indeks
No Result
View All Result
  • Home
  • News
  • Ekonomi Syariah
  • Gaya Hidup
  • Khazanah Islam
  • Haji & Umrah
  • Islamika
  • IPEMI
  • Indeks
No Result
View All Result
Madaninews.id
No Result
View All Result

Doa yang Selalu Dibaca Rasulullah di 10 Hari Pertama Bulan Dzulhijah

Abi Abdul Jabbar Sidik
2 August 2019 | 10:26
rubrik: Renungan Hati

Seorang Muslim Berdoa. (foto:istimewa)

Share on FacebookShare on Twitter

MADANINEWS.ID, JAKARTA — Disebutkan dalam kitab Addurrul Mantsur karya Imam Assuyuthi, bahwa para ulama salaf sangat memuliakan sepuluh hari pertama bulan dzulhijah. Di antara sebabnya adalah karena sepuluh hari pertama bulan tersebut termasuk hari-hari istimewa, di mana Allah sangat mencintai amal ibadah yang dilakukan hamba-Nya.

Di antara amal ibadah yang harus selalu dilakukan dengan istiqamah pada sepuluh hari pertama bulan dzulhijah adalah memperbanyak berdoa kepada Allah. Berikut adalah doa yang diajarkan oleh Nabi SAW untuk dibaca sebanyak sepuluh kali (10x) setiap hari dari hari pertama hingga hari ke sepuluh bulan dzulhijah.

Jika istiqamah setiap hari membaca sebanyak sepuluh kali (10x), maka akan mendapatkan ampunan dari Allah, sebagaimana disebutkan dalam hadis riwayat Imam Atthabrani dalam kitabnya Almu’jamul Kabir.

لَا إِلَهَ إِلّا اللهُ عَدَدَ الدُّهُوْرِ، لَا إِلَهَ إِلَّا اللهُ عَدَدَ أَمْوَاجِ البُحُوْرِ، لاَ إِلَهَ إِلَّا اللهُ عَدَدَ النَّبَاتِ وَالشَّجَرِ، لاَ إِلَه َإِلَّا اللهُ عَدَدَ اْلقَطْرِ وَاْلمَطَرِ، لاَ إِلَهَ إِلَّا اللهُ عَدَدَ لَمْحِ اْلعُيُوْنِ، لاَ إِلَهَ إِلَّا اللهُ خيرٌ مِمَّا يَجْمَعُوْنَ، لاَ إِلَهَ إِلاَّ اللهُ مِنْ يَوْمِنَا هَذاَ إلِىَ يَوْمِ يُنْفَخُ فِي الصُّوْرِ

“Lailaha illah ‘adadad duhur, lailaha illah ‘adada amwajil buhur, lailalaha illah ‘adadan nabati wasy syajar, lailaha illah ‘adadal qothri wal mathor, lailaha illah ‘adada lamhil ‘uyun, lalilaha illah khoirum mimma yajma’un, lailaha illah min yaumina hadza ila yaumi yumfakhu fisy syur.”

Artinya:

“Tiada Tuhan yang berhak disembah kecuali Allah sebanyak hitungan masa, tiada Tuhan yang berhak disembah kecuali Allah sebanyak hitungan ombak lautan, tiada Tuhan yang berhak disembah kecuali Allah sebanyak hitungan tumbuhan dan pohon, tiada Tuhan yang berhak disembah kecuali Allah sebanyak tetesan dan air hujan, tiada Tuhan yang berhak disembah kecuali Allah sebanyak kedipan mata, tiada Tuhan yang berhak disembah kecuali Allah lebih baik dari apa yang mereka kumpulkan, tiada Tuhan yang berhak disembah kecuali Allah mulai hari ini sampai hari ditiupkannya terompet hari kiamat.”

See also  Allah Akan Memberikan Rezeki pada HambaNya Meski Tak Diminta
Tags: Bulan Dzulhijjah
Previous Post

Amalan Sunnah di 10 Hari Pertama Bulan Dzulhijah

Next Post

Pelatihan Fasilitator Bagi KUKM Kembali Digelar Kemenkop

Comments 1

  1. Achmad Chozzin says:
    6 years ago

    Sangat bermanfaat u/ menambah amalan sholihan dan meraih ampunan Allah Swt. Lebih mantap lagi kalau ditambah keterangan derajat hadits ini shohih atau hasan.

    Reply

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Info Iklan
  • Disclaimer
  • Email

Madaninews.id - Ekonomi Syariah, Gaya Hidup Islami, Komunitas | All Rights Reserved

  • Home
  • News
  • Ekonomi Syariah
  • Gaya Hidup
  • Khazanah Islam
  • Haji & Umrah
  • Islamika
  • IPEMI
  • Indeks