MADANINEWS. ID, JAKARTA — Calon anggota legislatif DPRD DKI Jakarta 2019-2024 dari Partai Gerindra, yang juga salah satu peraih suara terbanyak Pemilu Legislatif 2019 untuk DPRD DKI Jakarta, Haji Purwanto merasa prihatin dengan rendahnya serapan anggaran APBD Pemerintah Provinsi DKI Jakarta untuk tahun tahun anggaran 2014-2019 di bidang Kesejahteraan Rakyat (Kesra), yaitu Komisi E DPRD DKI Jakarta yang baru menyentuh angka 38 persen.
Hal ini, ujar Haji Purwanto, menunjukan masih adanya hambatan-hambatan di Komisi E DPRD DKI Jakarta. Akibatnya, masyarakat khususnya di Ibu Kota belum bisa sepenuhnya merasakan aspirasi serapan anggaran sebesar 100 persen.
Menurutnya salah satu cara yang dapat dilakukan untuk meningkatkan serapan anggaran adalah dengan melihat berbagai program-program unggulan di Komisi E DPRD DKI Jakarta dan kemungkinan melakukan improvisasi atau pengembangan dari program-program tersebut.
Saat ini, lanjut Haji Purwanto, DPRD DKI Jakarta memiliki 5 Komisi yaitu Komisi A Bidang Pemerintahan, Komisi B Bidang Perekonomian, Komisi C Bidang Keuangan, Komisi D Bidang Pembangunan dan Komisi E Bidang Kesejahteraan Rakyat. Bidang Kesejahteraan Rakyat menangani urusan: sosial, pendidikan, kesehatan, olahraga dan pemuda, pemberdayaan masyarakat dan perempuan, perlindungan anak, dan budaya.
“Saya siap untuk ditempatkan posisi manapun yang ditugaskan oleh partai. Tapi, jika boleh memilih dari 5 komisi yang ada di DPRD DKI Jakarta maka saya ingin ditempatkan di Komisi E yang megurusi Bidang Kesra karena sesuai dengan visi dan misi saya di Kesra,” kata Bang Haji Purwanto atau BHP , di sela-sela acara Buka Puasa Bersama dengan ratusan anak yatim piatu dan para relawan di kawasan Jagakarsa, Jakarta Selatan, Senin, 3 Juni 2019.
Sebagai informasi, BHP maju sebagai caleg Partai Gerindra untuk Daerah Pemilihan 8 DKI Jakarta yang meliputi Kecamatan Jagakarsa, Pasar Minggu, Mampang Prapatan, Tebet. Berdasarkan perhitungan tingkat provinsi yang dilakukan KPUD DKI Jakarta pada 10 Mei 2019, BHP meraih 36.782 suara dan menjadi salah satu perolehan suara terbanyak dari seluruh partai peserta Pemilu 2019 untuk DPRD DKI Jakarta.
