MADANINEWS.ID, MAKASSAR — Ujian kompetensi dalam proses seleksi petugas haji dilakukan serentak di Indonesia pada hari ini, Selasa (5/3/2019). Polanya menggunakan metode Computer Assisted Test (CAT) sejak tahun lalu. Selain itu ada pula ujian wawancara dan praktik untuk melengkapi ujian CAT.
Seperti halnya di provinsi lainnya, pelaksanaan CAT di Sulawesi Selatan mulai dilaksanakan pada pukul 10.00 WITA menyesuaikan dengan pelaksanaan ujian di wilayah Indonesia bagian barat. Bertempat di aula Kanwil Kemenag Provinsi Sulawesi Selatan, sebanyak 81 calon petugas haji memperebutkan tiga kelompom formasi, sebagaimana dijelaskan oleh Kepala Bidang Penyelenggaraan Haji dan Umrah, Kaswad Sartono.
“Jumlah peserta seleksi petugas haji Sulawesi Selatan sebanyak 81 orang.
Rinciannya 31 orang untuk formasi Tim Pemandu Haji Indonesia (TPHI), 31 orang untuk formasi Tim Pembimbing Ibadah Haji Indonesia (TPIHI), dan 20 orang memperebutkan formasi PPIH Arab Saudi,” ujar Kaswad saat membuka ujian di Makassar, Selasa (5/3).
Peserta yang mengikuti ujian merupakan hasil seleksi tingkat kabupaten/kota beberapa waktu lalu. Jumlah peserta sesuai dengan pedoman seleksi petugas haji sebanyak 2 kali kuota petugas yang dibutuhkan.
Selama pelaksanaan ujian CAT dilakukan supervisi dari Direktorat Jenderal Penyelenggaraan Haji dan Umrah serta Inspektorat Jenderal (Itjen) Kementerian Agama. Tim suprevisi dari Itjen dipimpin langsung oleh Inspektur Wilayah III, Hilmi Muhammadiyah.
“Ujian untuk mendapatkan petugas haji yang profesional dan berintegritas,” kata Hilmy di hadapan para peserta ujian.
Dia juga menyambut baik berbagai inovasi layanan haji yang selama ini dilakukan oleh Direktorat Jenderal PHU.
“Masalah layanan haji di Arab Saudi sangat komplek tapi bersyukur PHU banyak pembaharuan sehingga penyelenggaraan haji semakin baik,” pujinya.
Dalam sambutan singkatnya Hilmy juga mengucapkan selamat mengikuti ujian bagi para peserta. Terakhir dia meminta para peserta mengutamakan kejujuran dalam pelaksanaan ujian.
Sebelum pelaksanaan ujian, Panitia melakukan pengecekan akhir kesiapan peserta dan jaringan. Beberapa peserta masih mengalami kesulitan dan mendapatkan bimbingan teknis dari Panitia. Selain itu, Panitia juga membacakan tata tertib pelaksanaan ujian.
