Madaninews.id
  • Home
  • News
  • Ekonomi Syariah
  • Gaya Hidup
  • Khazanah Islam
  • Haji & Umrah
  • Islamika
  • IPEMI
  • Indeks
No Result
View All Result
  • Home
  • News
  • Ekonomi Syariah
  • Gaya Hidup
  • Khazanah Islam
  • Haji & Umrah
  • Islamika
  • IPEMI
  • Indeks
No Result
View All Result
Madaninews.id
No Result
View All Result

Obatilah Sakitmu dengan Bersedekah !

Abi Abdul Jabbar Sidik
16 November 2021 | 15:00
rubrik: ZIS & Wakaf
Obatilah Sakitmu dengan Bersedekah !

ilustrasi sedekah. (foto:istimewa)

Share on FacebookShare on Twitter

MADANINEWS.ID, JAKARTA — Sedekah merupakan obat bagi jasmani yang sakit, Rasulullah SAW bersabda “obatilah sakitmu dengan bersedekah”. Walaupun jalan riwayat Hadis tersebut terhitung lemah, namun cerita pengamalannya (amaliyah) sudah sangat masyhur. Karena dengan bersedekah, itu artinya dapat memperbagus suatu amalan sehingga mampu membersihkan penyakit jasmani.

Kemudian, suatu hari, Rasulullah SAW pernah ditanya oleh seorang sahabat, “ Wahai Rasulullah SAW, sedekah apakah yang paling baik?”

Rasulullah SAW pun menjawab:

أن تصدَّق وأنت صحيح شحيح تَخشى الفقر وتأمُل الغِنى، ولا تُمهل حتى إذا بلغت الحلقوم قلتَ: لفلان كذا، ولفلان كذا، وقد كان لفلان

Yaitu “kamu bersedekah di saat kamu sehat badan, saat kikir (merasa eman untuk mengeluarkan harta) dan saat takut akan kefakiran, saat kamu mengharapkan kaya, dan janganlah menunda/meninggalkan sedekah tersebut sampai ruh berada di tenggorokan lalu kamu berkata: untuk fulan seperti ini, untuk fulan yang begini padahal (harta tersebut) sudah menjadi milik si fulan”.

Apa maksud dari jawaban Rasulullah SAW tersebut?

Kebanyakan, saat sehat, manusia sulit sekali mengeluarkan sebagian hartanya untuk disedekahkan, karena ia menginginkan keadaan hartanya stabil tidak berkurang, juga takut menjadi miskin.

Olehsebab itu, mengeluarkan sebagian harta untuk disedekahkan di saat-saat tersebut adalah sangat dianjurkan, dan sedekahnya menjadi sedekah yang paling utama (afdhal).

Adapun saat sakit, seseorang lebih peka terhadap akhirat dan dunia terasa tidak ada apa-apa, sehingga sangat mudah untuk mengeluarkan sedekah, berbeda halnya saat sehat, setan lebih menang untuk menakut-nakuti akan tertimpa kemiskinan.

Lalu, janganlah menunda-nunda untuk bersedekah sampai ajal akan menjemput, karena akan sia-sia saja, sama halnya dengan memberikan harta kepada orang yang sudah berkecukupan, sia-sia.

See also  Mana Lebih Utama, Sedekah ke Keluarga atau Orang Lain?

Allah SWT sudah menegaskan rambu-rambu tersebut dalam surat al-Baqarah ayat 254 “…dan keluarkanlah (belanjakanlah) sebagian dari rezeki yang kami berikan sebelum datang hari dimana tidak ada lagi jual beli….” Juga dalam surat al-Munafiqun ayat 10 “dan keluarkanlah (belanjakan) sebagian rezeki yang kami berikan sebelum datang kematian kepadamu…”

Mari buka hati kecil kita kembali untuk tidak ragu-ragu dalam bersedekah saat sehat, saat masih diberikan banyak rezeki, jangan sampai saat sakit bahkan detik-detik kematian datang kita baru terketuk untuk mengeluarkan sedekah. Karena bayangan tertimpa kemiskinan sebab bersedekah datangnya dari bisikan setan.

Tags: obat sakitrahasia sedekahsedekah
Previous Post

Singapura Buka Pintu Turis Indonesia Melalui Jalur VTL

Next Post

NIK Koperasi Berpraktik Pinjol Ilegal Akan Dihapus

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Info Iklan
  • Disclaimer
  • Email

Madaninews.id - Ekonomi Syariah, Gaya Hidup Islami, Komunitas | All Rights Reserved

  • Home
  • News
  • Ekonomi Syariah
  • Gaya Hidup
  • Khazanah Islam
  • Haji & Umrah
  • Islamika
  • IPEMI
  • Indeks