MADANINEWS.ID, JAKARTA -Plt. Kepala Biro Humas Kemkominfo RI Ferdinandus Setu mengatakan sejak Sabtu (29/09/2018) telah melakukan pemantauan atas konten negatif yang beredar di jaringan internet baik melalui situs maupun media sosial dan platform chatting.
Hasilnya ditemukenali konten yang berisi informasi hoaks yang beredar.
“Hoaks Gempa bumi Susulan [gambar hoaks], faktanya tidak ada satu pun negara di dunia dan iptek yang mampu memprediksi gempa secara pasti, konfirmasi dari Sutopo Purwo Nugroho (Kepala Humas BNPB),” kata Ferdinand Rabu (3/10).
Selain itu, ia mengungkapkan, hoaks Gerak cepat relawan FPI evakuasi korban gempa Palu 7.7. Faktanya, kata dia dalam gambar ini adalah relawan FPI membantu korban longsor di desa Tegal Panjang, Sukabumi.
“Hoaks Mayat yang minta gempa [gambar hoaks] Faktanya gambar itu diambil dari kejadian di Sungai Siak Pekanbaru, Riau,” pungkasnya.
Dirinya juga menambahkan, hoaks 2 Oktober Terjadi Gempabumi Lagi [gambar hoaks] Faktanya tidak ada satu pun negara di dunia dan iptek yang mampu memprediksi gempa secara pasti, konfirmasi dari Sutopo Purwo Nugroho (Kepala Humas BNPB)
“Hoaks penerbangan gratis dari Makasar menuju Palu gratis bagi keluarga korban Faktanya Pesawat Hercules TNI AU menuju ke Palu diutamakan membawa bantuan logistik, paramedis, obat-obatan, makanan siap saji, dan alat berat. Pemberangkatan dari Palu prioritas untuk mengangkut pengungsi diutamakan lansia, wanita dan anak-anak, serta pasien ke Makasar,” terangnya.
Kementerian Kominfo mengimbau agar seluruh masyarakat tidak mudah mempercayai dan menyebarluaskan informasi yang tidak bisa dipertanggung jawabkan kebenarannya atau tidak jelas sumbernya.
Ferdinand berpesan, jika ada informasi yang diduga mengandung hoaks, masyarakat dapat melaporkannya melalui laman aduankonten.id, email aduankonten@kominfo.go.id atau mention ke akun twitter @aduankonten. Tio/Kontributor
