Madaninews.id
  • Home
  • News
  • Ekonomi Syariah
  • Gaya Hidup
  • Khazanah Islam
  • Haji & Umrah
  • Islamika
  • IPEMI
  • Indeks
No Result
View All Result
  • Home
  • News
  • Ekonomi Syariah
  • Gaya Hidup
  • Khazanah Islam
  • Haji & Umrah
  • Islamika
  • IPEMI
  • Indeks
No Result
View All Result
Madaninews.id
No Result
View All Result

Marketing Tentukan Berhasil – Tidaknya Produk KUKM

Irawan Nugroho
15 September 2018 | 17:17
rubrik: Indeks
Marketing Tentukan Berhasil – Tidaknya Produk KUKM
Share on FacebookShare on Twitter

IBADAH.ID – Solo. Sekretaris Kementerian Koperasi dan UKM Meliadi Sembiring menekankan bahwa marketing merupakan bagian amat penting dalam memasarkan produk hasil koperasi dan UKM. Pernyataan ini disampaikannya usai menghadiri acara Gala Dinner Rakernasus Indonesia Marketing Association (IMA) 2018 di Kota Solo, Jawa Tengah, Sabtu (15/9).

“Karena, percuma saja KUKM mampu membuat produk yang berkualitas, tapi tidak bisa dan tidak paham cara memasarkannya”, kata Meliadi.

Menurut Meliadi, seharusnya KUKM memahami dan mengetahui pangsa pasar yang akan dibidik dari produk yang dihasilkannya. “KUKM harus membuat produk yang sesuai dengan apa yang dibutuhkan orang. Cara-cara produksi dulu baru memikirkan pemasaran, sudah harus ditinggalkan. KUKM juga harus sudah masuk ke ekonomi digital dalam memasarkan produknya. Bila tidak, ya siap-siap saja produknya tidak akan dikenal dan diserap pasar “, kata Meliadi.

Meliadi berharap, IMA di seluruh Indonesia mampu menjadi pembina bagi para pelaku KUKM dalam memasarkan produknya. Selain itu, para pelaku KUKM juga harus bisa memanfaatkan IMA yang ada di daerahnya. “IMA di daerah harus aktif turut membangun produk KUKM khas daerahnya dengan cara mengenalkan pasar secara tepat dan benar”, tandas Meliadi.

Di tempat yang sama, pendiri IMA sekaligus Staf Khusus Menteri Koperasi dan UKM Hermawan Kertajaya meminta agar seluruh kepala daerah di Indonesia harus yang memiliki jiwa marketing dan enterpreneur. “Itu sesuai dengan harapan Presiden Jokowi dimana seorang kepala daerah harus mampu menjual dan memasarkan produk unggulan daerahnya”, kata Hermawan.

Hermawan pun mencontohkan Bupati Kulonprogo Hasto Wardoyo yang turut hadir dalam acara IMA tersebut. “Bupati Kulonprogo yang berjiwa marketing dan enterpreneur mampu mendongkrak kinerja produk KUKM unggulan daerahnya dengan mengusung semangat Bela dan Beli Produk Kulonprogo. Semangat Kulonprogo dalam membangun produk KUKM di daerahnya, harus dicontoh wilayah lain”, tukas Hermawan.

See also  MUI dan Al-Azhar Gelar Doa Bersama untuk Indonesia dan Dunia

Hermawan mengungkapkan, Hasto Wardoyo merupakan sosok Bupati yang berjiwa marketing dan enterpreneur dengan mau menjadi Ketua IMA Chapter Kulonprogo. “Kepala daerah zaman now memang harus seperti itu. Jangan hanya sibuk mengurusi perijinan saja. Tapi juga harus mampu meningkatkan daya saing dari produk yang dihasilkan KUKM di daerahnya. Bupati zaman now harus mampu mengembangkan produk khas daerahnya agar bisa dikenal luas tidak hanya di pasar lokal”, ujar Hermawan.

Hermawan menyebutkan, salah satu tugas utama IMA adalah bisa menciptakan daya saing produk daerah agar mampu menembus pasar global. “Kita akan menyatukan antara marketing dengan enterpreneurship. Marketing tidak akan bergerak cepat kalau tidak dipadukan dengan enterpreneurship”, pungkas Hermawan.*

Previous Post

Menteri Puspayoga Launching Desa Terang 2018 di Lampung

Next Post

Pesantren yang Didirikan Pengemudi Ojol, Sudah 12 Tahun Didik Anak Hafal Quran

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Info Iklan
  • Disclaimer
  • Email

Madaninews.id - Ekonomi Syariah, Gaya Hidup Islami, Komunitas | All Rights Reserved

  • Home
  • News
  • Ekonomi Syariah
  • Gaya Hidup
  • Khazanah Islam
  • Haji & Umrah
  • Islamika
  • IPEMI
  • Indeks