IBADAH.ID, Bogor–Endang Irawan, seorang pengemudi Ojek online yang mendedikasikan hidupnya dengan mengasuh anak yatim dan dhuafa melalui pesantren yang ia dirikan.
Endang memperoleh bantuan Rp100 juta dan satu unit mobil ambulans dari Badan amil zakat nasional (BAZNAS).
Endang mengatakan, Pondok Pesantren Nurul Iman yang berdiri sejak 12 tahun lalu telah mendidik anak usia 12-24 tahun untuk menghafal Al Quran.
“Sebagian dari para santri tidak ia pungut biaya baik untuk keperluan pendidikanĀ maupun untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari selama belajar di pondok pesantren,” ujarnya, ahad (16/9).
Bantuan diserahkan oleh Direktur Pendistribusian dan Pendayagunaan BAZNAS, Mohd Nasir Tajang yang mendatangi langsung ke Pondok Pesantren Nurul Iman di Ciomas, Bogor, Jawa Barat, Sabtu (15/9).
Hingga saat ini, kata Endang mengungkapkanĀ sudah 126 santri yang ia hidupi dan tinggal di bangunan pesantren yang ia bangun. Sementara ia, istri dan anaknya justru memilih mengontrak sebuah kamar yang tak jauh dari lokasi pesantren.
Dirinya menyampaikan, penghasilan hariannya dari menjadi pengemudi Ojek selalu dibagi menjadi empat bagian, yakni untuk menghidupi santri-santrinya, untuk keluarga, membayar kontrakan dan untuk operasionalnya sehari-hari.
Endang menyakini, Allah akan terus mencukupkan rejekinya untuk mengurus para santri dan keluarganya. Selama ini banyak hal luar biasa sebab dengan motor tua miliknya, costumer selalu merasa puas. Tio/Kontributor.
