Desain tersebut nantinya bisa digunakan oleh masjid-masjid yang ada di wilayah rawan gempa bumi.
Anggota Departemen Komunikasi, Informasi, Arsitektur Masjid dan Infrastruktur PP DMI, Ir Rachmad Widodo mengatakan, pihaknya tengah menyiapkan desain bangunan masjid anti gempa bumi.
Ia menjelaskan, meski sebenarnya peraturan pembangunan bangunan tahan gempa sudah banyak di Indonesia. Hanya saja biasanya masyarakat tidak mengerjakan sesuai aturan dengan baik.
“Makanya banyak bangunan yang terdampak saat gempa bumi, menyikapi hal ini kami mengusulkan desain (bangunan masjid anti gempa bumi) yang bisa dibangun dengan cara cepat,” kata Rachmad di Jakarta, Rabu (5/9).
Ia menjelaskan, desain bangunan masjid diupayakan dapat dibangun secara cepat. Tujuannya agar segera bisa memenuhi kebutuhan masjid dalam waktu dekat. Bangunan masjid yang didesain juga bisa menggunakan bahan-bahan pabrikan. Tio/Kontributor.
