MADNINEWS.ID, JAKARTA – Pemerintah Indonesia mendapat dukungan dari Pemerintah Kerajaan Arab Saudi untuk meningkatkan efisiensi penyelenggaraan ibadah haji melalui penambahan slot penerbangan antara kedua negara. Kebijakan tersebut diharapkan dapat memangkas masa tinggal jemaah Indonesia di Arab Saudi pada musim haji mendatang.
Dukungan itu mengemuka dalam pertemuan Menteri Haji dan Umrah (Menhaj) RI Mochamad Irfan Yusuf dengan Menteri Transportasi dan Layanan Logistik Arab Saudi Saleh bin Nasser Al-Jasser di kediaman Duta Besar Arab Saudi untuk Indonesia, Jakarta, Senin (13/7) malam.
Menurut Irfan, penambahan slot penerbangan menjadi salah satu strategi yang diusulkan Indonesia agar operasional penyelenggaraan haji lebih efisien.
“Kita juga minta dalam rangka mengefisienkan pelaksanaan haji kita berupaya mengurangi masa tinggal di Saudi dengan cara menambah slot penerbangan dari Saudi maupun dari Indonesia sehingga itu akan bisa mengurangi masa tinggal di Saudi. Alhamdulillah Yang Mulia Menteri Transportasi Saudi juga memberikan dukungannya,” ujarnya.
Selain membahas efisiensi penyelenggaraan haji, Irfan mengungkapkan Pemerintah Arab Saudi juga menyampaikan dukungannya terhadap rencana pembangunan Kampung Haji Indonesia di Tanah Suci.
“Tadi sore pembicaraan kita berkaitan dengan, pertama, pemerintah Saudi sangat mendukung program rencana kita membangun Kampung Haji dan mereka berharap segera dimulai pembangunannya,” katanya kepada media.
Irfan mengatakan pembahasan mengenai dampak efisiensi terhadap biaya penyelenggaraan haji masih memerlukan mekanisme perhitungan tersendiri. Namun, ia optimistis langkah tersebut akan memberikan pengaruh terhadap biaya yang akan ditanggung jemaah.
“Oh itu nanti beda lagi, nanti ada itu perhitungan yang berbeda lagi. Insya Allah berpengaruh nanti,” ucapnya.
Arab Saudi Siapkan Tambahan Penerbangan ke Indonesia
Sementara itu, Menteri Transportasi dan Layanan Logistik Arab Saudi Saleh bin Nasser Al-Jasser mengatakan penguatan kerja sama sektor transportasi juga telah dibahas bersama Menteri Perhubungan Indonesia Dudy Purwagandhi.
Menurut Saleh, pembicaraan tidak hanya mencakup peluang investasi di sektor maritim dan pertukaran pengalaman di bidang perkeretaapian, tetapi juga peningkatan konektivitas udara antara kedua negara.
“Kami juga membahas peningkatan frekuensi penerbangan antara kedua negara, baik oleh Saudia maupun Riyadh Air, yang diperkirakan akan mulai melayani rute ke Jakarta dalam beberapa bulan mendatang,” kata Saleh.
Ia menegaskan Pemerintah Arab Saudi terus berupaya meningkatkan kualitas pelayanan bagi jemaah haji dari berbagai negara, termasuk Indonesia yang setiap tahun menjadi salah satu penyumbang jemaah terbesar.
Untuk mendukung pelayanan tersebut, Arab Saudi terus mengembangkan berbagai infrastruktur pendukung penyelenggaraan haji, antara lain Kereta Cepat Haramain, Kereta Al-Mashaer, perluasan kawasan Jamarat, serta sejumlah proyek pengembangan lainnya.
“Insya Allah kami berharap dapat terus bekerja sama dengan Yang Mulia Menteri Haji dan Menteri Perhubungan untuk menghadirkan lebih banyak kemudahan dan peningkatan layanan bagi para jemaah Indonesia di masa mendatang,” kata Saleh.
