MADANINEWS.ID, MAKKAH – Pemerintah Arab Saudi merampungkan proyek besar peningkatan jalan dan infrastruktur di Makkah serta kawasan suci menjelang musim haji 1447 Hijriah/2026. Langkah ini dilakukan untuk memperlancar mobilitas jutaan jemaah dan menekan potensi kepadatan di titik-titik rawan selama puncak ibadah haji.
Melansir kantor berita Saudi SPA, Kementerian Urusan Munisipalitas dan Perumahan Arab Saudi menyebut proyek tersebut mencakup pengembangan jaringan jalan dalam skala besar, termasuk pembangunan dan peningkatan lebih dari 11 juta meter linear jalan melalui berbagai proyek pembangunan dan intervensi lapangan yang difokuskan pada kawasan dengan kepadatan tinggi.
Penguatan infrastruktur transportasi menjadi salah satu fokus utama Arab Saudi setiap musim haji, mengingat pergerakan jutaan jemaah dalam waktu bersamaan kerap menjadi tantangan besar dalam pengelolaan arus manusia di Tanah Suci.
Aspal Baru hingga Perawatan Puluhan Juta Meter Persegi Jalan
Dalam proyek tersebut, otoritas Saudi juga melakukan pekerjaan pemeliharaan dan pengembangan yang mencakup sekitar 74 juta meter persegi permukaan jalan.
Selain itu, lebih dari 1,2 juta meter persegi jalan baru telah diaspal untuk meningkatkan kesiapan jaringan transportasi selama musim haji.
Pemerintah Saudi menilai penguatan infrastruktur ini penting untuk memastikan konektivitas antar titik utama pelaksanaan ibadah haji tetap berjalan lancar di tengah lonjakan mobilitas jemaah.
123 Jembatan dan 44 Terowongan Disiapkan
Kementerian menyebut rencana operasional haji tahun ini juga mencakup peningkatan kesiapan 123 jembatan serta 44 terowongan pejalan kaki dan kendaraan.
Pekerjaan infrastruktur tersebut juga terhubung dengan jalur-jalur lalu lintas utama di dalam maupun sekitar kawasan suci.
Seluruh proyek ditujukan untuk meningkatkan keselamatan jalan, memperkuat kelancaran arus lalu lintas, dan meningkatkan efisiensi pergerakan di area vital yang diperkirakan dipadati jemaah selama puncak haji.
Fokus Kurangi Titik Kemacetan
Pemerintah Arab Saudi menyebut seluruh proyek ini menjadi bagian dari sistem operasional terpadu untuk memperkuat infrastruktur perkotaan sekaligus mengurangi titik-titik kemacetan di Makkah dan kawasan suci selama penyelenggaraan ibadah haji tahunan.
Langkah ini melengkapi berbagai transformasi layanan haji yang terus digencarkan Arab Saudi dalam beberapa tahun terakhir, termasuk digitalisasi layanan, penguatan sistem kesehatan, hingga optimalisasi transportasi jemaah.
