MADANINEWS.ID, MAKKAH – Pemerintah Arab Saudi memperkuat kesiapan infrastruktur menjelang musim haji 1447 Hijriah/2026 Masehi dengan merampungkan pengembangan di titik-titik miqat. Royal Commission for Makkah City and the Holy Sites memastikan seluruh fasilitas siap mendukung kelancaran pergerakan jamaah.
CEO lembaga tersebut, Saleh bin Ibrahim Al-Rasheed, menyebut kapasitas area salat di lokasi miqat kini meningkat signifikan.
Mengutip theislamicinformation, total kapasitas area salat di titik miqat kini mampu menampung lebih dari 6.600 jamaah laki-laki dan sekitar 3.200 jamaah perempuan.
Selain itu, ribuan area parkir serta ratusan fasilitas toilet telah disiapkan dengan standar operasional tinggi guna menunjang kenyamanan jamaah selama perjalanan menuju Makkah.
Infrastruktur Air dan Sanitasi Diperbarui
Peningkatan juga dilakukan pada infrastruktur dasar. Sistem penyediaan air minum di Miqat Wadi Mahram telah direhabilitasi secara menyeluruh.
Sementara di Miqat Al-Sayl Al-Kabir, sistem pemanas air terpusat telah diaktifkan dan menjangkau lebih dari 900 unit toilet.
Langkah ini bertujuan memastikan kenyamanan jamaah dalam menjalankan persiapan ibadah, termasuk mandi dan bersuci sebelum memasuki wilayah suci.
Untuk mendukung keamanan dan pengelolaan jamaah, lebih dari 230 kamera pengawas telah dipasang di seluruh area miqat serta masjid di sekitar Ka’bah.
Penggunaan teknologi ini diharapkan mampu meningkatkan pengawasan sekaligus membantu pengendalian arus jamaah.
Penunjuk Arah dan Layanan Lapangan
Otoritas juga memasang sistem penunjuk arah (wayfinding) untuk memudahkan jamaah mengenali jalur dan lokasi penting.
Selain itu, sejumlah kios layanan musiman disiapkan di berbagai titik guna mendukung kebutuhan jamaah selama berada di area miqat.
Seluruh area operasional telah diserahkan kepada tim pelaksana di lapangan sebagai bagian dari sistem terpadu penyelenggaraan haji tahun ini.
Persiapan di titik miqat menjadi bagian penting dalam memastikan kelancaran arus jamaah menuju Tanah Suci. Dengan peningkatan fasilitas dan infrastruktur, pemerintah Saudi menargetkan pengalaman ibadah yang lebih aman, nyaman, dan terorganisir bagi jutaan jamaah dari seluruh dunia.
