Madaninews.id
  • Home
  • News
  • Ekonomi Syariah
  • Gaya Hidup
  • Khazanah Islam
  • Haji & Umrah
  • Islamika
  • IPEMI
  • Indeks
No Result
View All Result
  • Home
  • News
  • Ekonomi Syariah
  • Gaya Hidup
  • Khazanah Islam
  • Haji & Umrah
  • Islamika
  • IPEMI
  • Indeks
No Result
View All Result
Madaninews.id
No Result
View All Result

Jamaah Haji yang Tiba di Madinah Diingatkan Jaga Kesehatan dan Patuhi Aturan

Abi Abdul Jabbar Sidik
23 April 2026 | 07:00
rubrik: Haji & Umrah
Jamaah Haji yang Tiba di Madinah Diingatkan Jaga Kesehatan dan Patuhi Aturan

Kedatangan jemaah haji kloter pertama di Bandara Madinah. (foto:ist/dok)

Share on FacebookShare on Twitter

MADANINEWS.ID, MADINAH – Kedatangan gelombang awal jamaah calon haji Indonesia di Madinah diikuti dengan imbauan tegas dari pemerintah agar jamaah menjaga kondisi fisik dan disiplin terhadap aturan selama berada di Arab Saudi. Hal ini dinilai penting mengingat rangkaian ibadah haji masih panjang hingga fase puncak.

Konsul Jenderal Republik Indonesia di Jeddah Yusron B. Ambary menyampaikan imbauan tersebut usai menyambut kedatangan kloter pertama asal Yogyakarta di Bandara Madinah, Rabu.

“Alhamdulillah, jamaah mendarat dan langsung menuju hotel yang lokasinya sangat dekat dengan Masjid Nabawi, tepatnya di kawasan Taiba Front. Tinggal menyeberang langsung ke masjid,” ujar dia dalam keterangan di Jakarta.

Yusron mengungkapkan, dalam tiga tahun pengalamannya terlibat dalam penyelenggaraan haji, baru kali ini jamaah Indonesia mendapatkan akomodasi yang sangat dekat dengan Masjid Nabawi.

Namun, ia juga menyoroti banyaknya jamaah lanjut usia dalam kloter awal tersebut, yang memerlukan perhatian lebih dalam menjaga kondisi kesehatan.

Jaga Stamina, Jangan Paksakan Ibadah

Menurutnya, menjaga stamina menjadi kunci utama agar jamaah dapat menjalani seluruh rangkaian ibadah dengan baik.

“Jangan memaksakan diri beribadah jika kondisi tubuh tidak fit. Puncak haji masih lebih dari satu bulan ke depan. Kita berharap jamaah tetap sehat saat memasuki fase puncak,” katanya.

Ia juga mengingatkan jamaah untuk menjaga pola makan, mencukupi kebutuhan cairan, serta mengonsumsi vitamin bila diperlukan.

Sementara itu, Kementerian Haji dan Umrah RI memastikan layanan kesehatan bagi jamaah tersedia penuh selama musim haji.

Klinik Kesehatan Haji Indonesia (KKHI) di Madinah beroperasi selama 24 jam untuk melayani jamaah.

“KKHI dua puluh empat jam tiap hari, ya,” ujar Kasi Kesehatan Daerah Kerja Madinah Enny Nuryanti.

See also  Saudi Resmi Umumkan Pencabutan Visa Progressif Umrah

Ia menjelaskan, langkah tersebut dilakukan untuk mengantisipasi gangguan kesehatan, terutama di tengah potensi cuaca ekstrem yang dapat memengaruhi daya tahan tubuh jamaah.

KKHI Madinah didukung tim medis yang terdiri dari dokter umum dan spesialis, perawat, apoteker, tenaga laboratorium, radiografer, hingga ahli sanitasi.

Dari sisi fasilitas, layanan kesehatan ini dilengkapi ambulans, ruang perawatan dengan tempat tidur pasien, serta peralatan medis seperti radiologi rontgen, USG, hingga apotek.

Ketersediaan layanan tersebut diharapkan mampu menjaga kondisi kesehatan jamaah sejak awal kedatangan hingga pelaksanaan puncak ibadah haji.

Tags: aturan hajihaji 2026jemaah hajijemaah haji madinahkedatangan hajikesehatan hajikloter pertama hajilayanan hajimadinah
Previous Post

Hebat! Penerbangan Haji Perdana Garuda Tepat Waktu 100 Persen

Next Post

Kemenkes Ungkap 10–15 Persen Jemaah Haji Alami Risiko Kesehatan Mental di Tanah Suci

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Info Iklan
  • Disclaimer
  • Email

Madaninews.id - Ekonomi Syariah, Gaya Hidup Islami, Komunitas | All Rights Reserved

  • Home
  • News
  • Ekonomi Syariah
  • Gaya Hidup
  • Khazanah Islam
  • Haji & Umrah
  • Islamika
  • IPEMI
  • Indeks