Madaninews.id
  • Home
  • News
  • Ekonomi Syariah
  • Gaya Hidup
  • Khazanah Islam
  • Haji & Umrah
  • Islamika
  • IPEMI
  • Indeks
No Result
View All Result
  • Home
  • News
  • Ekonomi Syariah
  • Gaya Hidup
  • Khazanah Islam
  • Haji & Umrah
  • Islamika
  • IPEMI
  • Indeks
No Result
View All Result
Madaninews.id
No Result
View All Result

Indonesia Pertahankan Tradisi Emas di Olimpiade Fisika Internasional

Abi Abdul Jabbar Sidik
1 August 2018 | 10:21
rubrik: Pendidikan
Indonesia Pertahankan Tradisi Emas di Olimpiade Fisika Internasional

Siswa Indonesia peraih medali emas, perak dan perunggu pada International Physics Olympiad (IPhO) berfoto bersama Duta Besar Indonesia Untuk Portugal Ibnu Wahyutomo. (foto:kbri lisbon)

Share on FacebookShare on Twitter

IBADAH.ID, LISBON – Indonesia kembali mempertahankan tradisi emas dalam International Physics Olympiad (IPhO) 2018 di Lisabon, Portugal pada Sabtu (28/07). Dalam kompetisi tersebut, Indonesia meraih 1 emas, 1 perak, dan 3 perunggu.

Dilansir dari laman KBRI Lisbon, Medali emas diraih Johanes Suhardjo dari SMAK Frateran Surabaya, medali perak diraih oleh Jason Jovi Brata dari SMAK 1 BPK Penabur Jakarta dan medali perunggu diraih oleh Ahmad Aufar Thoriq dari SMA Semesta BBS Semarang, Bryant Juspi dari SMA Darma Yudha Pekanbaru, dan Raditya Adhidarma Nugraha dari SMAN 1 Yogyakarta.

International Physics Olympiad (IPhO) atau yang biasa dikenal dengan Olimpiade Fisika Internasional berlangsung pada tanggal 21-29 Juli 2018. Siswa sekolah menengah dari 87 negara berkompetisi untuk meraih nilai tertinggi dalam ujian yang disiapkan oleh komite Olimpiade Fisika Internasional. Setiap negara umumnya mengirimkan 5 orang perwakilan siswa.

Dari 87 negara tersebut, 17 negara meraih medali emas. 11 dari 17 negara tersebut merupakan negara Asia, 4 negara Eropa, 1 Amerika Serikat, dan 1 Australia.

“Setiap siswa harus menjalankan dua jenis ujian fisika, yaitu theoretical and experimental“, ujar Dr. Syamsu Rosid yang merupakan ketua delegasi Indonesia di Olimpiade Fisika Internasional 2018. Pria yang juga merupakan dosen di Fakultas MIPA Universitas Indonesia menyampaikan bahwa kelima siswa Indonesia di Olimpiade Fisika Internasional berasal dari provinsi yang berbeda-beda dan telah melewati seleksi nasional yang sangat ketat

Menanggapi kemenangannya di Olimpiade Fisika Internasional, peraih medali emas Indonesia, Johanes Suhardjo, menyatakan bahwa dirinya sangat bahagia telah mampu mengharumkan nama Indonesia. Setelah olimpiade, Johanes akan focus mencari sekolah terbaik untuk melanjutkan studi sarjananya.

Duta Besar RI untuk Portugal, Ibnu Wahyutomo menyampaikan bahwa kemenangan anak-anak Indonesia ini menjadi hadiah manis ulang tahun kemerdekaan Indonesia ke-73 dua minggu lagi.

See also  PTKI Diminta Aktif Jaga Moderasi Agama di Indonesia

“Kemenangan ini merupakan bukti sekali lagi bahwa pelajar Indonesia memiliki potensi yang sama tingginya dengan pelajar lain di dunia”, ujar Dubes Ibnu Wahyutomo.

Olimpiade Fisika Internasional merupakan kompetisi tahunan untuk siswa sekolah menengah yang bertujuan untuk mempromosikan fisika dan interaksi antar siswa internasional. Olimpiade Fisika Internasional tahun lalu diselenggarakan di Yogyakarta, Indonesia, sedangkan tahun depan akan diselenggarakan di Tel Aviv, Israel.

Tags: International Physics OlympiadKBRI LisbonOlimpiade Fisika Internasional
Previous Post

BAZNAS Resmi Luncurkan Buku Fikih Zakat on SDGs

Next Post

Ganas Annar Rangkul MUI Dorong Penanggulangan Narkoba Berbasis Masjid

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Info Iklan
  • Disclaimer
  • Email

Madaninews.id - Ekonomi Syariah, Gaya Hidup Islami, Komunitas | All Rights Reserved

  • Home
  • News
  • Ekonomi Syariah
  • Gaya Hidup
  • Khazanah Islam
  • Haji & Umrah
  • Islamika
  • IPEMI
  • Indeks