Madaninews.id
  • Home
  • News
  • Ekonomi Syariah
  • Gaya Hidup
  • Khazanah Islam
  • Haji & Umrah
  • Islamika
  • IPEMI
  • Indeks
No Result
View All Result
  • Home
  • News
  • Ekonomi Syariah
  • Gaya Hidup
  • Khazanah Islam
  • Haji & Umrah
  • Islamika
  • IPEMI
  • Indeks
No Result
View All Result
Madaninews.id
No Result
View All Result

Lonjakan Jamaah Haji dan Umrah Picu Ancaman Meningitis, Bisa Tewaskan Kurang dari Sehari

Abi Abdul Jabbar Sidik
15 December 2025 | 07:04
rubrik: Haji & Umrah
Tahapan Pemeriksaan Kesehatan Haji yang Wajib Diketahui Calon Jemaah

Calon Jemaah Haji melakukan pemeriksaan kesehatan. (foto:ist/dok)

Share on FacebookShare on Twitter

MADANINEWS.ID, Jakarta – Jutaan  jamaah haji dan umrah yang datang dari berbagai penjuru dunia membawa risiko kesehatan serius, salah satunya penyakit meningitis. Bakteri mematikan ini mampu merenggut nyawa hanya dalam hitungan jam, terutama bagi kelompok rentan seperti lansia dan penderita penyakit penyerta.

Berdasarkan data Kementerian Agama per Juni 2025, lebih dari 22 persen jamaah haji—sekitar 44 ribu orang—tergolong lansia. Mayoritas dari mereka memiliki penyakit penyerta dan catatan komorbid yang terus meningkat, sehingga membuat kelompok ini lebih mudah terserang infeksi serius, termasuk meningitis.

Lingkungan Haji Jadi Faktor Risiko Tinggi

Ketua PERDOKHI, Dr. dr. Syarief Hasan Lutfie, SpKFR, MARS, AIFO–K, menekankan bahwa kerumunan jutaan manusia di area terbatas sangat berpotensi mempercepat penyebaran penyakit.

“Potensi penularan penyakit meningokokus invasif dipengaruhi suhu, kelembapan, kontak erat, polusi udara, dan kelelahan fisik,” ujarnya saat peluncuran vaksin meningitis konjugat dari Kalventis di Jakarta belum lama ini.

Dr. Syarief juga menekankan risiko tambahan dari jamaah yang datang dari berbagai negara, termasuk kawasan sub-Sahara Afrika yang masuk “meningitis belt”.

“Risiko semakin tinggi karena terdapat jutaan jemaah dari ratusan negara berkumpul di Tanah Suci untuk menunaikan ibadah haji dan umrah. Termasuk, jemaah dari wilayah sub-sahara Afrika yang termasuk kawasan meningitis belt,” jelasnya.

Penularan Cepat, Bisa Fatal Kurang dari 24 Jam

Menurut Satgas Imunisasi Dewasa PAPDI, dr. Suzy Maria, Sp.PD-KAI, MSc, penyakit meningitis atau invasive meningococcal disease (IMD) disebabkan bakteri Neisseriae meningitidis.

“Penularannya bisa melalui droplet saat batuk atau bersin, kontak erat dengan orang yang terinfeksi. Penyakit ini berbahaya karena dapat menyebabkan kematian kurang dari 24 jam. Bila seseorang sembuh pun masih terdapat gejala sisa seperti kehilangan pendengaran, kejang, dan amputasi,” ungkapnya.

See also  Penyidikan Kasus Kuota Haji Terus Bergulir, KPK Periksa Empat Pimpinan Travel

Gejala awal penyakit ini mirip infeksi berat: demam tinggi, sakit kepala hebat, hingga kaku kuduk. Bahaya tersembunyi justru muncul karena bakteri dapat bertahan di tubuh tanpa menunjukkan gejala.

“Namun patut diwaspadai fakta bahwa bakteri Neisseriae meningitidis bisa bertahan hingga berbulan-bulan di area nasofaring. Angka kejadian carrier juga biasanya meningkat setelah kepulangan haji dan umrah, sehingga dapat menularkan ke keluarga,” tambah dr. Suzy.

Vaksinasi Jadi Tameng Utama

Untuk mencegah potensi wabah, pemerintah Arab Saudi mewajibkan seluruh jamaah haji dan umrah divaksin meningitis konjugat sebelum masuk ke negaranya.

“Vaksin meningitis konjugat diwajibkan oleh Kementerian Kesehatan Arab Saudi untuk mencegah penularan, kematian, hingga kejadian luar biasa,” kata dr. Syarief.

Vaksin generasi terbaru ini menawarkan perlindungan lebih lama dan menurunkan risiko menjadi carrier. Studi menunjukkan efektivitas tinggi terhadap empat serogrup meningokokus: A (93,5%), C (93,5%), W (94,5%), dan Y (98,6%).

Dengan jutaan jamaah yang kembali memadati Tanah Suci pada musim haji dan umrah 2026, vaksinasi menjadi benteng penting untuk melindungi keselamatan jamaah dan keluarga mereka di tanah air.

Tags: jemaah haji umrahMeningitisperdokhivaksin hajivaksin meningitisvaksin umrah
Previous Post

Musibah dan Bencana: Begini Cara Muslim Bijak Menghadapinya

Next Post

Hadirkan Wisata Gurun Premium, Kereta “Dream of the Desert” Saudi Siap Meluncur di 2026

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Info Iklan
  • Disclaimer
  • Email

Madaninews.id - Ekonomi Syariah, Gaya Hidup Islami, Komunitas | All Rights Reserved

  • Home
  • News
  • Ekonomi Syariah
  • Gaya Hidup
  • Khazanah Islam
  • Haji & Umrah
  • Islamika
  • IPEMI
  • Indeks