Madaninews.id
  • Home
  • News
  • Ekonomi Syariah
  • Gaya Hidup
  • Khazanah Islam
  • Haji & Umrah
  • Islamika
  • IPEMI
  • Indeks
No Result
View All Result
  • Home
  • News
  • Ekonomi Syariah
  • Gaya Hidup
  • Khazanah Islam
  • Haji & Umrah
  • Islamika
  • IPEMI
  • Indeks
No Result
View All Result
Madaninews.id
No Result
View All Result

MUI Desak KPI Tindak Tegas Trans7, Tayangannya Dinilai Lecehkan Pesantren

Abi Abdul Jabbar Sidik
15 October 2025 | 07:00
rubrik: News, Nusantara
MUI Desak KPI Tindak Tegas Trans7, Tayangannya Dinilai Lecehkan Pesantren

Ketua MUI Bidang Informasi dan Komunikasi, KH Masduki Baidlowi. (foto:dok MUI)

Share on FacebookShare on Twitter

MADANINEWS.ID, JAKARTA – Majelis Ulama Indonesia (MUI) angkat suara terkait polemik tayangan program Expose Trans7 yang dianggap menyinggung dunia pesantren dan sosok KH Anwar Manshur, pengasuh Pondok Pesantren Lirboyo, Kediri, Jawa Timur.

MUI menilai konten tersebut bukan hanya tidak berimbang, tetapi juga berpotensi memicu keresahan di tengah masyarakat pesantren yang selama ini dikenal menjaga tradisi dan adab.

Ketua MUI Bidang Informasi dan Komunikasi, KH Masduki Baidlowi, menilai program itu gagal memenuhi prinsip dasar jurnalistik seperti cover both side, crosscheck, dan profesionalitas.

“MUI meminta sesuai regulasi dan peraturan yang ada agar Komisi Penyiaran Indonesia atau KPI menegur Trans 7 karena ini penyiarannya sangat tendensius. Yang disinggung ini pesantren besar berpengaruh, tokohnya juga pengurus PBNU,” kata KH Masduki Baidlowi dikutip dari MUIDigital, Selasa (14/10/2025).

Tayangan Dinilai Lecehkan Tradisi Pesantren

Kiai Masduki menegaskan, persoalan ini bukan hal sepele. Ia menilai tayangan itu tidak bermutu dan bahkan menghina nilai-nilai pesantren yang sudah mengakar di masyarakat.

“Saya kira sangat berbahaya kalau tidak dilakukan tindakan oleh KPI bisa menimbulkan tanggapan yang emosional. Saya kira jangan sampai terjadi,” sambungnya.

Menurutnya, laporan dan protes dari para alumni Pondok Pesantren Lirboyo sudah masuk ke MUI. Hal ini menunjukkan bahwa kekecewaan terhadap tayangan tersebut benar-benar meluas.

“Jangan-jangan yang terlibat memiliki agenda tendensius karena mungkin ada perbedaan-perbedaan pemahaman yang secara ideologis, akhirnya menimbulkan siaran seperti itu. Ini seperti berbahaya,” tegasnya.

MUI mendesak KPI untuk segera memanggil dan menegur Trans7, termasuk semua pihak yang terlibat dalam proses produksi tayangan itu. Langkah tegas ini dinilai penting agar kasus serupa tidak terulang dan menjaga marwah pesantren sebagai lembaga pendidikan Islam yang berpengaruh di Indonesia.

See also  Menag Minta Masyarakat Ikhlaskan Kepulangan Mbah Moen
Tags: boikot texposetrans7MUIpesantren lirboyotrans7
Previous Post

UU Haji Baru: Jamaah Kini Bisa Tuntut Ganti Rugi Jika Dapat Layanan Buruk

Next Post

PBNU Kecam Keras Trans7: Gus Yahya Sebut Tayangan Itu Hina Pesantren dan Tokoh NU

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Info Iklan
  • Disclaimer
  • Email

Madaninews.id - Ekonomi Syariah, Gaya Hidup Islami, Komunitas | All Rights Reserved

  • Home
  • News
  • Ekonomi Syariah
  • Gaya Hidup
  • Khazanah Islam
  • Haji & Umrah
  • Islamika
  • IPEMI
  • Indeks