Madaninews.id
  • Home
  • News
  • Ekonomi Syariah
  • Gaya Hidup
  • Khazanah Islam
  • Haji & Umrah
  • Islamika
  • IPEMI
  • Indeks
No Result
View All Result
  • Home
  • News
  • Ekonomi Syariah
  • Gaya Hidup
  • Khazanah Islam
  • Haji & Umrah
  • Islamika
  • IPEMI
  • Indeks
No Result
View All Result
Madaninews.id
No Result
View All Result

Madinah Resmikan Pasar Kurma Sentral, Spot Baru Belanja Jemaah Umrah

Abi Abdul Jabbar Sidik
16 September 2025 | 09:00
rubrik: Haji & Umrah
Madinah Resmikan Pasar Kurma Sentral, Spot Baru Belanja Jemaah Umrah

Pasar sentral Kurma Madinah. (foto:ist/dok)

Share on FacebookShare on Twitter

MADANINEWS.ID, MADINAH – Madinah resmi punya destinasi anyar buat pencinta kurma. Sebuah Pasar Kurma Sentral megah di kawasan Food City kini diresmikan langsung oleh Gubernur Wilayah Madinah, Pangeran Salman bin Sultan bin Abdulaziz.

Dalam sambutannya, Salman menekankan bahwa kurma bukan hanya buah khas Tanah Suci, tapi juga salah satu penggerak ekonomi Arab Saudi.

“Sektor kurma dan pohon kurma merupakan salah satu pilar strategis ekonomi nasional, berkat dukungan besar dari kepemimpinan yang bijaksana,” ujarnya dikutip dari SPA.

Pusat Perdagangan Modern di Food City

Pasar anyar ini menempati lahan lebih dari 37 ribu meter persegi di tahap pertama, berada di lokasi strategis di pertemuan Jalan Raja Khalid bin Abdulaziz (Third Ring Road) dan Jalan Ali bin Abi Talib.

Bukan sekadar tempat jual-beli, pasar ini dikonsep sebagai platform modern bagi petani dan produsen untuk memasarkan produk mereka. Kehadiran pasar diharapkan jadi lompatan besar pengelolaan industri kurma sekaligus mendorong Visi Saudi 2030.

Food City sendiri berdiri di atas lahan 1 juta meter persegi yang juga menampung pasar sayur, buah, daging, dan unggas lengkap dengan sistem logistik modern.

Dengan daya tarik ini, pasar baru diprediksi bakal jadi spot favorit jemaah haji maupun umrah yang ingin membawa pulang kurma premium sebagai oleh-oleh.

Forum, Museum, hingga Inovasi Digital

Bersamaan dengan pembukaan, digelar That Nakhal Forum for Premium Dates yang mempertemukan petani, pakar, dan pelaku industri untuk berbagi teknologi terbaru.

Pangeran Salman juga meninjau pameran dan museum That Nakhal: History and Civilization yang menghadirkan sejarah Madinah melalui foto, prasasti arkeologis, hingga instalasi interaktif.

Ketua Dewan Al Madinah Logistics Services Company, Eng. Anas Sayrafi, menekankan proyek ini sebagai wujud sinergi sektor publik dan swasta dalam memperkuat ekosistem pangan Madinah.

See also  Proses Peralihan Aset Haji Berjalan Lancar, Kemenag: Tidak Ada Kendala Signifikan

Selain itu, fase kedua pembangunan juga dimulai, mencakup rencana Pasar Buah dan Sayuran Sentral.

Dukung UMKM dan Generasi Muda

Tak hanya soal perdagangan besar, proyek ini juga melibatkan UMKM dan anak muda. Ajang TamraThon Hackathonyang dihelat Taibah Valley Company memberi penghargaan pada inovasi teknologi di industri kurma.

Kerja sama internasional pun terjalin. Food Up GmbH asal Jerman meneken perjanjian dengan Khairat Takaful for Industry untuk membeli hasil kurma dari pertanian yatim binaan, memberi dukungan berkelanjutan bagi program sosial.

Di akhir acara, Salman juga meresmikan pasar musiman dengan 54 kios gratis bagi pemuda dan keluarga lokal. Program ini berjalan dua bulan penuh, setiap hari dari pukul 05.00–22.00.

Ayman bin Mohammed Al-Sayed, Direktur Jenderal Regional Kementerian Lingkungan, Air, dan Pertanian, menjelaskan:

“Tenda seluas 900 meter persegi ini merupakan bagian dari kerangka pasar musiman yang lebih luas. Sistem ini bertujuan untuk memperlancar perdagangan kurma sekaligus menjaga efisiensi transaksi melalui dokumentasi elektronik yang komprehensif — sebuah langkah yang dirancang untuk memastikan transparansi serta melindungi kepentingan para petani, perantara, dan pembeli.”

Dengan ruang dagang gratis, peserta bisa memasarkan berbagai produk kurma, menambah pendapatan rumah tangga, sekaligus memperkuat ekonomi lokal.

Tags: pasar kurma madinah
Previous Post

Ustaz Khalid Basalamah Kembalikan Dana ke KPK, Terkait Kasus Kuota Haji 2024

Next Post

Umrah dari Lampung Masih Harus Transit, Perlu Rp480 Miliar untuk Upgrade Bandara

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Info Iklan
  • Disclaimer
  • Email

Madaninews.id - Ekonomi Syariah, Gaya Hidup Islami, Komunitas | All Rights Reserved

  • Home
  • News
  • Ekonomi Syariah
  • Gaya Hidup
  • Khazanah Islam
  • Haji & Umrah
  • Islamika
  • IPEMI
  • Indeks