Madaninews.id
  • Home
  • News
  • Ekonomi Syariah
  • Gaya Hidup
  • Khazanah Islam
  • Haji & Umrah
  • Islamika
  • IPEMI
  • Indeks
No Result
View All Result
  • Home
  • News
  • Ekonomi Syariah
  • Gaya Hidup
  • Khazanah Islam
  • Haji & Umrah
  • Islamika
  • IPEMI
  • Indeks
No Result
View All Result
Madaninews.id
No Result
View All Result

Kesehatan Jemaah RI Jadi Sorotan Saudi, BP Haji Siap Periksa Jemaah Lebih Dini

Abi Abdul Jabbar Sidik
6 August 2025 | 10:00
rubrik: Haji & Umrah
Soroti Tingginya Angka Kematian,  Kemenkes Minta Calon Haji Terapkan Gaya Hidup Sehat

Pemeriksaan kesehatan jemaah haji. (foto:ist/dok)

Share on FacebookShare on Twitter

MADANINEWS.ID, Jakarta – Pemerintah Arab Saudi memberikan perhatian khusus terhadap kesehatan jemaah haji Indonesia untuk penyelenggaraan ibadah haji tahun 2026 atau 1447 Hijriah. Catatan ini disampaikan langsung oleh Kepala Badan Penyelenggara Haji (BP Haji), Mochamad Irfan Yusuf atau Gus Irfan, dalam agenda workshop di Jakarta, Selasa (5/8/2025).

Menurut Gus Irfan, perhatian Saudi terhadap kesehatan bukan tanpa alasan. Mereka ingin memastikan seluruh jemaah benar-benar dalam kondisi fit saat menunaikan ibadah haji yang melelahkan secara fisik.

“Kesehatan pasti, kesehatan yang berkali-kali dan saya paham, saya mengerti kenapa mereka sangat concern dengan kesehatan,” kata Gus Irfan di Hotel Borobudur, Jakarta Pusat.

“Mereka berharap bahwa jemaah haji kita memang benar-benar jemaah haji yang fix secara kesehatan,” sambungnya.

Ibadah Fisik, Bukan Hanya Spiritualitas

Lebih lanjut, Gus Irfan menegaskan bahwa ibadah haji bukan hanya soal spiritualitas, tapi juga menuntut kesiapan fisik. Karenanya, jemaah perlu menjaga kesehatan sejak jauh-jauh hari.

“Perjalanan ibadah haji bukan sekadar ibadah spiritual, tapi juga ada perjalanan fisik yang diperlukan,” kata dia.

Untuk itu, BP Haji akan menggencarkan upaya skrining kesehatan sejak awal. Rencananya, pemeriksaan akan dilakukan lebih dini dan terkoordinasi dengan Kementerian Kesehatan (Kemenkes).

“Memang sudah ada SOP tentang kesehatan, dan ini kita harapkan benar-benar diperlakukan, sehingga harapan dari kita, harapan pemerintah Saudi, juga bisa dilaksanakan dengan sebaik-baiknya,” ucapnya.

SOP yang dimaksud akan menjadi acuan penting agar proses seleksi kesehatan dilakukan lebih ketat, transparan, dan efektif.

Langkah ini juga jadi bentuk respons konkret terhadap permintaan Pemerintah Arab Saudi yang ingin pelaksanaan haji 2026 lebih terorganisir dan minim risiko kesehatan.

See also  BP Haji Temui Dubes Arab Saudi, Bahas Langkah Awal Persiapan Haji 2026
Tags: bp hajiistithaah kesehatanjemaah haji indonesiakesehatan jemaah haji
Previous Post

ICW Laporkan Dugaan Korupsi Haji 2025 ke KPK, Nilainya Tembus Rp 306 M

Next Post

KPK Bakal Verifikasi Laporan Dugaan Korupsi Haji 2025 dari ICW

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Info Iklan
  • Disclaimer
  • Email

Madaninews.id - Ekonomi Syariah, Gaya Hidup Islami, Komunitas | All Rights Reserved

  • Home
  • News
  • Ekonomi Syariah
  • Gaya Hidup
  • Khazanah Islam
  • Haji & Umrah
  • Islamika
  • IPEMI
  • Indeks