Madaninews.id
  • Home
  • News
  • Ekonomi Syariah
  • Gaya Hidup
  • Khazanah Islam
  • Haji & Umrah
  • Islamika
  • IPEMI
  • Indeks
No Result
View All Result
  • Home
  • News
  • Ekonomi Syariah
  • Gaya Hidup
  • Khazanah Islam
  • Haji & Umrah
  • Islamika
  • IPEMI
  • Indeks
No Result
View All Result
Madaninews.id
No Result
View All Result

Perkuat Riset Keagamaan, Kemenag Luncurkan ARKAN

Abi Abdul Jabbar Sidik
19 July 2018 | 09:47
rubrik: Gaya Hidup, Pendidikan
Perkuat Riset Keagamaan, Kemenag Luncurkan ARKAN
Share on FacebookShare on Twitter

IBADAH.ID, Bogor – Dalam upaya untuk menguatkan riset keagamaan di Indonesia, kementerian Agama melalui Direktorat Pendidikan Tinggi Keagamaan Islam, Ditjen Pendis meluncurkan “Agenda Riset Keagamaan Nasional ( ARKAN ) 2018-2028”.

Peluncuran ARKAN dilakukan bersamaan dengan Konferensi Tahunan Agenda Riset Kementerian Agama atau ‘Annual Conference on Research Proposal’ (ACRP), yang dibuka Menteri Agama Lukman Hakim Saifuddin di Kota Bogor, Provinsi Jawa Barat, Rabu (18/07).

“ARKAN merupakan bagian dari komitmen Kementerian Agama dalam penguatan riset keagamaan di Indonesia,” kata Direktur Pendidikan Tinggi Keagamaan Islam, Arskal Salim

“ARKAN, dibutuhkan untuk memetakkan dan merekonstruksi rangkaian proses penyelenggaraan penelitian, sehingga mampu menghasilkan temuan dan publikasi ilmiah yang bereputasi,” lanjutnya.

Menurut Arskal, ada 13 agenda riset keagamaan nasional yang telah dirumuskan: Kajian Teks Suci dalam agama-agama; Syariah, Hukum dan Peraturan Perundang-undangan; Negara, Agama, dan Masyarakat; Keragaman dalam Etnis, Budaya, Sosial, dan Tradisi Keagamaan; dan studi Kawasan dan globalisasi.

Agenda berikutnya: Tradisi Pesantren dalam Konteks Masyarakat Indonesia; Pengembangan Pendidikan; Sejarah, Arkeologi dan Manuskrip; Pengembangan Ekonomi dan Bisnis Berbasis Syariah; Isu Jender dan Keadilan.
Selanjutnya, Kesejahteraan Sosial dalam Masyarakat, Lingkungan dan Pengembangan Teknologi; serta Pengembangan Kedokteran dan Kesehatan.

Arskal mengatakan, ARKAN 2018-2028 diharapkan melahirkan riset-riset keagamaan unggulan yang memberikan kontribusi bagi pengembangan dan peningkatan kehidupan akademik yang inovatif dan umat yang lebih berkeadilan, toleran, moderat, sejahtera, dan berdaulat untuk mencapai visi Indonesia sebagai pusat destinasi studi Islam dunia.

Ia mengatakan, ARKAN 2018-2028 didasarkan pada visi menjadikan Indonesia sebagai pusat destinasi studi Islam dan pluralisme yang unggul di dunia dengan mengintegrasikan berbagai aspek keilmuan baik agama maupun sains.

“Ini sesuai dengan misi misi ARKAN 2018 – 2028,” katanya.

See also  Indonesia Tuan Rumah Konferensi Islam Dunia

Untuk diketahui ARKAN memiliki empat misi. Pertama,  melaksanakan riset keagamaan, kemasyarakatan, sains dan teknologi di Indonesia berbasis kondisi Indonesia yang akan menghasilkan publikasi dan hasil-hasil terkait.

Kedua, melaksanakan riset yang mampu memberikan kontribusi pada pengembangan keilmuan di dunia sekaligus.

Ketiga, mempengaruhi kebijakan-kebijakan pemerintah Indonesia yang berbasis riset dan pengetahuan, yang pada akhirnya akan bermuara pada pengembangan riset berbais inovasi yang berkelanjutan yang menjadi misi keempat.

“Penyusunannya ARKAN melibatkan seluruh unsur pusat penelitian di lingkungan PTKI maupun Kementerian Agama RI beserta segenap dewan pakar dan guru besar PTKI seluruh Indonesia,” imbuh Arskal

Tags: ARKANArskal SalimRiset Keagamaan
Previous Post

Ulama Kharismatik Betawi, KH Saifuddin Amsir Tutup Usia

Next Post

Kemenag Siapkan Anggaran 45 Milyar untuk Agenda Riset ARKAN

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Info Iklan
  • Disclaimer
  • Email

Madaninews.id - Ekonomi Syariah, Gaya Hidup Islami, Komunitas | All Rights Reserved

  • Home
  • News
  • Ekonomi Syariah
  • Gaya Hidup
  • Khazanah Islam
  • Haji & Umrah
  • Islamika
  • IPEMI
  • Indeks