Madaninews.id
  • Home
  • News
  • Ekonomi Syariah
  • Gaya Hidup
  • Khazanah Islam
  • Haji & Umrah
  • Islamika
  • IPEMI
  • Indeks
No Result
View All Result
  • Home
  • News
  • Ekonomi Syariah
  • Gaya Hidup
  • Khazanah Islam
  • Haji & Umrah
  • Islamika
  • IPEMI
  • Indeks
No Result
View All Result
Madaninews.id
No Result
View All Result

Bolehkah Titip Doa pada Orang yang Mau Berhaji?

Abi Abdul Jabbar Sidik
22 May 2024 | 10:00
rubrik: Haji & Umrah
Bolehkah Titip Doa pada Orang yang Mau Berhaji?

Seorang jemaah haji mengucapkan perpisahan pada sanak saudara yang mengantar sebelum terbang ke tanah suci. (foto:ist/dok)

Share on FacebookShare on Twitter

MADANINEWS.ID, JAKARTA – Indonesia telah mulai memberangkatkan jemaah haji secara bertahap sejak Minggu 12 Mei 2024. Diantara tradisi yang sering dilakukan saat mengantar jemaah haji adalah dengan menitip agar di doakan khususnya saat di baitullah dan saat puncak haji di Arafah.

Lalu, bagaimana hukum menitipkan doa kepada orang yang naik haji menurut pandangan Islam?

Dikutip situs NU Online, Syekh Abu Bakr al-Ajurriy dari kalangan Mazhab Hanbali berpendapat tradisi mengantar dan menitip doa kepada orang yang berangkat haji adalah hal yang dianjurkan.

Hal ini juga dijelaskan oleh Syekh Ar-Ruhaibani dalam kitab Mathalib Ulin Nuha yang menjadi penjelasan kitab Ghayatil Muntaha jilid 6 halaman 472.

وذكر أبو بكر الآجري استحباب تشييع الحاج ووداعه ومسألته أن يدعو له ـ وشيع أحمد أمه بالحج

Artinya: “Syekh Abu Bakr al-Ajurry mengatakan tentang kesunahan mengantar orang haji dan menitipkan juga meminta untuk mendoakannya. Imam Ahmad pernah mengantar ibunya untuk haji,”

Dalam kitab Syarh An-Nawawi alal Muslim, juz 13 halaman 14, dijelaskan bahwa tradisi mengantarkan dan menitip doa kepada orang yang naik haji ini telah dilaksanakan sejak zaman Rasulullah SAW.

وأما ثنية الوداع فهي عند المدينة سميت بذلك لأن الخارج من المدينة يمشي معه المودعون اليها

Artinya: “Adapun Tsaniatul Wada’ adalah tempat samping Madinah, dinamakan begitu karena orang yank keluar dari Madinah itu berjalann bersama orang-orang yang ditinggalkannya (untuk mengantar),”

Pada kitab Syarh Shahih Al-Bukhari karya Imam Bathal juz 5 halaman 241, Tsaniatul Wada’ merupakan tempat para sahabat mengantarkan jamaah haji dan menitipkan doa kepada mereka.

Kenapa Dianjurkan untuk Menitipkan Doa kepada Orang yang Naik Haji?

Salah satu tempat mustajab untuk berdoa adalah Ka’bah. Hal tersebut didasari oleh penjelasan dari Abu Hurairah RA.

See also  Suhu Makkah Jelang Haji Capai 39°C, Jemaah Rentan Dehidrasi

Rasulullah SAW bersabda, “Jemaah haji dan umrah adalah tamu Allah, jika mereka berdoa kepada-Nya maka Dia menjawab doa mereka dan jika mereka mohon ampunan kepada-Nya, maka Dia akan mengampuni mereka,” (HR Ibnu Majah dan Ibnu Hibban).

Itulah informasi mengenai hukum titip doa kepada orang yang naik haji. Semoga artikel ini dapat membantu.

Tags: doa hajihaji 2024jemaah haji indonesia
Previous Post

Alasan Bir Ali Menjadi Tempat Miqat bagi Jemaah Haji Indonesia

Next Post

Mengenal Perbedaan Miqat Zamani dan Miqat Makani dalam Ibadah Haji

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Info Iklan
  • Disclaimer
  • Email

Madaninews.id - Ekonomi Syariah, Gaya Hidup Islami, Komunitas | All Rights Reserved

  • Home
  • News
  • Ekonomi Syariah
  • Gaya Hidup
  • Khazanah Islam
  • Haji & Umrah
  • Islamika
  • IPEMI
  • Indeks