MADANINEWS.ID, MAKKAH – Area di wilayah Makkah yang ditutupi oleh ruang hijau dan ekosistem tumbuhan meningkat lebih dari 600 persen selama lima bulan terakhir berkat musim hujan, menurut Pusat Nasional Pengembangan Vegetasi dan Pemberantasan Desertifikasi Arab Saudi. Total curah hujan mencapai 200 milimeter di beberapa tempat.
Dilansir dari Saudi Press Agency pada Jumat (05/01) Analisis data penginderaan jauh mengungkapkan total tutupan vegetasi mencapai 3.529,4 kilometer persegi pada bulan Agustus, mewakili 2,3 persen dari total luas wilayah tersebut. Jumlah ini berangsur-angsur meningkat akibat curah hujan yang mencapai 26.256 kilometer persegi pada akhir tahun.
Pada bulan Desember, hingga 17,1 persen wilayah tersebut ditutupi oleh vegetasi. Itu terkonsentrasi di daerah pegunungan dan dataran tinggi yang sejajar dengan pantai Laut Merah, dengan ketinggian berkisar antara 500 hingga 2.600 meter, di kegubernuran Makkah, Taif, Al-Laith, Al-Jammoum, Al-Kamil, dan Khalis.
600% increase in the area and density of vegetation cover in Makkah Al Mukarrama region during the past months, because of rainfall.#Saudi_Green_Initiative pic.twitter.com/z14KfxKCEr
— المركز الوطني لتنمية الغطاء النباتي ومكافحة التصحر (@ncvcksa) January 5, 2024
Pusat tersebut mengatakan bahwa pihaknya sedang mempelajari status kawasan vegetasi, memantau perubahan di lokasi proyek penghijauan, melacak perubahan tutupan lahan, menghitung volume curah hujan dan kepadatan vegetasi, dan menilai kesehatan tanaman melalui penggunaan teknik penginderaan jarak jauh dan kecerdasan buatan. teknologi, untuk membantu mencapai tujuan proyek penghijauan dan Inisiatif Hijau Saudi.
Pusat ini bekerja untuk melindungi lokasi vegetasi di Kerajaan, mempelajari variabel-variabel yang mempengaruhi ruang hijau, dan mengembangkan cara untuk bersiap menghadapi kekeringan dan mengurangi tingkat keparahannya, sebagai bagian dari inisiatif Program Transformasi Nasional yang dirancang untuk membantu mencapai tujuan Kerajaan. Agenda pengembangan dan diversifikasi Visi 2030. Hal ini dilakukan dalam kerangka upaya nasional untuk mengurangi dampak penggurunan dan kekeringan, serta menjaga lahan, padang rumput, hutan dan taman nasional.
