Madaninews.id
  • Home
  • News
  • Ekonomi Syariah
  • Gaya Hidup
  • Khazanah Islam
  • Haji & Umrah
  • Islamika
  • IPEMI
  • Indeks
No Result
View All Result
  • Home
  • News
  • Ekonomi Syariah
  • Gaya Hidup
  • Khazanah Islam
  • Haji & Umrah
  • Islamika
  • IPEMI
  • Indeks
No Result
View All Result
Madaninews.id
No Result
View All Result

Bisnis-Bisnis Kopi Untuk UMKM

Irawan Nugroho
19 May 2021 | 15:47
rubrik: Info Usaha
Bisnis-Bisnis Kopi Untuk UMKM
Share on FacebookShare on Twitter

MADANINEWS.ID, Industri kopi yang terus booming saat ini, membuka kesempatan berusaha dengan mendirikan bisnis kopi. Apalagi pertumbuhan konsumsi kopi Indonesia (8%) lebih tinggi dari pertumbuhan konsumsi kopi dunia (6%). Bahkan pertumbuhan konsumsi kopi nasional pada tahun 2015 dicatat sebesar 1,3 kg per kapita.

Menurut Sekretaris Menkop dan UKM Rully Indrawan pelatihan Manual Brew di kantor Kemenkop dan UKM, Jakarta, beberapa waktu lalu, selain konsumsi kopi di Indonesia sangat tinggi,  konsumsi kopi dikalangan anak muda juga sudah menjadi gaya hidup atau lifestyle.

Dalam pelatihan Manual Brew yang diselenggarakan tersebut, Founder CLI sekaligus Bendahara Umum Dewan Kopi Lisa Ayodhya mengatakan bila bisnis kopi untuk UMKM pada saat ini tidaklah serumit bisnis-bisnis yang lain. Para pelaku UMKM kopi hanya perlu melakukan pencerahan melalui pelatihan bagaimana membuat kopi yang baik, agar bisnisnya berkembang. Dengan melaksanakan bisnis koperasi yang tercerahkan tersebut, maka para pelaku UMKM akan dapat meraih kesuksesan.

Secara umum, ada 4 model bisnis kopi yang dapat dilaksanakan untuk para pelaku UMKM. Keempat bisnis kopi tersebut adalah sebagai berikut.

Bisnis Cold Brew

Cold brew atau kopi seduh dingin pada saat ini sedang booming. Dalam membangun bisnis ini, para pelaku UMKM tak perlu kafe atau kedai kopi besar. Yang diperlukan hanyalah kepiawaian menjual melalui sosial media marketing secara efektif. Dalam membangun bisnis ini, hanya diperlukan sebuah alat seduh dingin yang harganya mulai dari dua ratus ribuan (seperti Hario Mizudashi Coffee Pot) hingga jutaan (Dutch Lab).

Ada beberapa alat pembuat cold brew or cold drip yang bisa dipilih sesuai kebutuhan. Beberapa pengusaha cold brew bahkan menggunakan alat seduh manual pour over untuk meracik kopinya. Dengan alat seduhnya tersebut, ia juga perlu melakukan eksperimen dengan beberapa biji kopi yang sesuai dengan brand cold brew yang diinginkan. Agar memiliki hasil yang sesuai harapan, perlu kiranya untuk bertanya pada ahlinya. Selanjutnya membuat botol dan kemasan menarik agar daya tarik masyarakat untuk membeli menjadi semakin kuat.

See also  Tata Cara Membangun UKM Berorientasi Ekspor

Penjual Biji Kopi

Bisnis ini sangat memungkinkan untuk tidak mengeluarkan modal sama sekali. Yang diperlukan hanyalah koneksi dengan roaster, pabrik kopi dan petani kopi. Dalam menjalankan bisnis ini, para pelaku UMKM kopi hanya menjual kembali biji-biji kopi dari mereka ke berbagai orang (bisa ke coffee shop atau perorangan).

Tentu saja hal tersebut akan mendapatkan untung yang lumayan karena biasanya membeli biji kopi dengan harga yang lebih murah dari tangan pertama. Sebelum menjual kembali, yang diperlukan hanyalah ketelitian memilih biji mana yang terbaik dan layak jual. Jika memungkinkan, bisa saja me-rebrand kembali biji-biji kopi ini dengan brand pribadi.

Kedai Kopi Manual

Kedai kopi tak melulu soal mesin espresso mahal, sofa-sofa mewah dan sebuah tempat fancy yang modalnya ratusan juta rupiah. Jika para pelaku UMKM kopi benar-benar berniat membuat kedai kopi yang berkualitas, mereka bisa membuat konsep kedai kopi dengan alat seduh manual.

Semua alat-alat kopi yang akan digunakan di kedai kopi harganya tak ada yang mahal. Untuk menghasilkan espresso, bisa membeli Rok Presso atau Bellman sebagai penggantinya. Keduanya tidak memerlukan listrik. Agar lebih berkualitas, perlu disediakan manual brew lengkap seperti V60, Chemex, Aeropress dan lain-lain. Di kedai ini, tak perlu menjual menu makanan berat karena kedai kopi benar-benar dikhususkan untuk menu kopi layaknya coffee shop specialty.

Coffee Truk atau Gerobak Kopi

Di Indonesia pada saat ini masih jarang terdapat gerobak kopi atau istilah kerennya coffee truck yang menjajakan kopi dengan berkeliling dan nongkrong di pinggir jalan. Yang ada umumnya adalah sepeda kopi. Namun di Eropa, Amerika, dan Australia, gerobak kopi merupakan hal yang lumrah. Para pelaku UMKM kopi bisa memulai bisnis ini dengan modal ringan.

See also  UMKM diminta Manfaatkan Asian Games untuk Tembus Pasar Ekspor

Pertama tentukan dahulu menu kopi apa saja yang ingin dijual, apakah hanya cold brew atau minuman kopi panas lainnya. Jika sudah, maka tentukan saatnya membuat gerobak yang bisa dikemudikan dengan motor ataupun sepeda. Perlu dibuat desain yang semenarik mungkin dan terlihat mencolok dari kejauhan. Dengan desain yang menarik, maka bisnis coffee truck akan dapat menarik konsumen untuk membeli.*

 

 

 

Tags: Cold brew
Previous Post

Kemenag Akan Luncurkan Kartu Nikah Digital

Next Post

Pemerintah Permudah Perizinan Dan Persyaratan NIB Untuk Usaha Mikro

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Info Iklan
  • Disclaimer
  • Email

Madaninews.id - Ekonomi Syariah, Gaya Hidup Islami, Komunitas | All Rights Reserved

  • Home
  • News
  • Ekonomi Syariah
  • Gaya Hidup
  • Khazanah Islam
  • Haji & Umrah
  • Islamika
  • IPEMI
  • Indeks