Madaninews.id
  • Home
  • News
  • Ekonomi Syariah
  • Gaya Hidup
  • Khazanah Islam
  • Haji & Umrah
  • Islamika
  • IPEMI
  • Indeks
No Result
View All Result
  • Home
  • News
  • Ekonomi Syariah
  • Gaya Hidup
  • Khazanah Islam
  • Haji & Umrah
  • Islamika
  • IPEMI
  • Indeks
No Result
View All Result
Madaninews.id
No Result
View All Result

Tata Cara Membangun UKM Berorientasi Ekspor

Irawan Nugroho
25 May 2021 | 09:41
rubrik: Info Usaha
Produk Pakan Ternak Koperasi, Ekspor 52,5 Ton Ke Brunei

Ekspor perdana produk pakan brand JABFeed dari Koperasi Produsen Agro Niaga (KAN) Jabung Syariah ke Brunei Darussalam

Share on FacebookShare on Twitter

MADANINEWS.ID – Ekspor bagi UKM kini bukan sesuatu yang ekslusif atau hanya bisa dilakukan oleh para pengusaha besar saja. Banyak strategi yang bisa dilakukan agar UKM dapat melakukan ekspor. Yang diperlukan hanya perlu belajar, karena Bimbingan Teknis Tata Cara Mekanisme Ekspor bagi UKM juga telah ada.

Dan yang wajib diketahui dari Tata Cara Mekanisme Ekspor ada 6 hal utama. Mereka adalah pengetahuan tentang:  Menerapkan strategi untuk melakukan strategi 3-Go UKM, Peluang Pasar Global UKM dan Cara Menembusnya, Cara mencari Buyer, Kalkulasi Harga Ekspor, Dasar-dasar Mentorship dan Menyusun Rencana Kerja, Implementasi dan Pelaporan Mentorship.

Dari semua pengetahuan dasar yang perlu dipelajari bagi UKM untuk dapat berorientasi ekspor tersebut, terdapat 4 hal yang paling wajib diketahui.  Keempat hal tersebut adalah sebagai berikut.

Menerapkan Strategi 3-Go UKM

Strategi 3-GO UKM adalah strategi UKM untuk mampu bersaing di pasar global. Strategi ini terdiri dari 3 Go yakni Go Modern, Go Digital, dan Go Global.

Go-Modern artinya memiliki jiwa entrepreneurship dengan mengembangkan inovasi, memiliki orientasi naik kelas dan mengelola usaha dengan professional. Go-Digital artinya memiliki online shop di e-commerce dan bergabung di platform informasi digital. Terakhir, Go-Global yaitu mengikuti market place global, pameran internasional dan berkontribusi melalui ekspor produk-produk unggulan.

Cara Menembus Pasar Global

Untuk menembus Pasar Global ada 5 hal yang perlu dimiliki. Pertama. Menguasai Komunikasi. Salah satunya adalah menguasai bahasa Inggris dengan baik. Akan sulit masuk ke pasar global, jika  bahasa global ini belum dikuasai. Kedua. Miliki kemasan yang menarik dan buat produk yang ada benar-benar dibutuhkan. Ketiga. Miliki jaringan internet. Internet merupakan pintu masuk masuk pasar global yang lebih luas. Karena itu mengikuti perkembangan internet menjadi sebuah keharusan. Tak lupa pula, terus manfaatkan website produk yang dimiliki, sebab website dapat di akses oleh seluruh orang dan tidak memandang masalah geografis.

See also  Kemenkop dan UKM Dorong Koperasi Masuk Lantai Bursa

Keempat. Ketahui dengan baik regulasi negara lain. Hal ini karena setiap negara memiliki regulasi yang berbeda-beda. Baik itu regulasi pemasaran, regulasi kemasan produk, dan regulasi mengenai produk asing yang harus masuk ke negara mereka. Kelima. Membuka kerjasama dengan berbagai pihak. Jika ada teman atau keluarga yang tinggal di luar negeri, mereka dapat diajak kerjasama untuk membantu agar UKM yang dimiliki dapat masuk ke pasar global.

Cara Mencari Buyer

 Bagi pemain baru dalam dunia bisnis, menembus pasar luar negeri terkesan sangat sulit, namun bukan berarti hal tersebut tidak bisa dilakukan. Berikut ada 5 hal yang perlu dilakukan untuk mencari buyer dari luar negeri.

Pertama. Gali market intelligence sebanyak-banyaknya. Market intelligence juga bisa dilakukan dengan mengikuti pameran-pameran dagang internasional di luar negeri. Dengan datang ke pameran, akan dapat dilihat ciri-ciri dari pelanggan potensial, seperti aktif bertanya dan responsif ketika pameran berlangsung, serta selera konsumen. Kedua. Pastikan produk yang dimiliki memenuhi standarisasi internasional.  Produk yang ada juga harus merupakan kesepakatan bersama terutama yang berkaitan dengan penampilan barang, mutu, atau kualitas barang.

Ketiga. Mencari tahu database dari Badan Pengembangan Export Nasional (BPEN) dan Database dari Kedutaan Besar Negara Asing di Indonesia. BPEN biasanya melakukan pameran atau ikut serta dalam pameran dagang yang diadakan. BPEN juga melakukan siaran pers jika ada pameran dagang yang akan dilaksanakan di suatu negara. Sementara itu Kedutaan Besar biasanya memiliki perwakilan asing yang bisa membantu untuk menemukan dengan tepat siapa saja orang yang harus dihubungi untuk melakukan kegiatan ekspor.

Kalkulasi Harga Ekspor

Dalam menghitung harga ekspor, harus selalu diperhatikan harga pokoknya. Rumus harga pokok barang ekspor adalah dihitung dari harga beli barang di dalam negeri dan semua beban sampai barang tersebut siap untuk dikirim kepada importir luar negeri. Secara umum ada 3 pola menghitung harga ekspor.

See also  Padukan Teknologi dan SDA, KSU Puncak Ngengas Sukses Bangkitkan Ekonomi Desa 

Pertama, pola umum. Caranya: menghitung dari sejak pengadaan/pembelian, HPP di gudang, HPP Penjualan, hitung faktur penjualan, harga jual dalam rupiah. Kedua, pola progresif. Caranya: menghitung harga FOB Pelabuhan muat eksportir, hitung premi asuransi dan hitung harga CIF pelabuhan bongkar (pembeli-importir). Ketiga, pola reaktif. Caranya: menghitung hasil konversi (valas-rupiah), HPP FOB (pelabuhan muat-eksportir) dan keuntungan /R/L.*

 

Penulis: Irawan

Tags: UKM Berorientasi Ekspor
Previous Post

Kartu Nikah Digital; Kini Cek Ketersediaan Tanggal Nikah Tak Lagi Harus ke KUA

Next Post

Kamis 27 Mei, Matahari Akan Berada Sejajar di Atas Ka’bah

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Info Iklan
  • Disclaimer
  • Email

Madaninews.id - Ekonomi Syariah, Gaya Hidup Islami, Komunitas | All Rights Reserved

  • Home
  • News
  • Ekonomi Syariah
  • Gaya Hidup
  • Khazanah Islam
  • Haji & Umrah
  • Islamika
  • IPEMI
  • Indeks