Madaninews.id
  • Home
  • News
  • Ekonomi Syariah
  • Gaya Hidup
  • Khazanah Islam
  • Haji & Umrah
  • Islamika
  • IPEMI
  • Indeks
No Result
View All Result
  • Home
  • News
  • Ekonomi Syariah
  • Gaya Hidup
  • Khazanah Islam
  • Haji & Umrah
  • Islamika
  • IPEMI
  • Indeks
No Result
View All Result
Madaninews.id
No Result
View All Result

Menag Ungkap Kendala Pembelajaran Jarak Jauh Madrasah

Abi Abdul Jabbar Sidik
19 January 2021 | 07:00
rubrik: News, Nusantara
Menag Ungkap Kendala Pembelajaran Jarak Jauh Madrasah
Share on FacebookShare on Twitter

MADANINEWS.ID, JAKARTA — Menteri Agama Yaqut Cholil Qoumas mengungkap ada dua kendala yang menjadi catatan Kementerian Agama dalam pembelajaran jarak jauh (PJJ) Madrasah. Hal ini diungkapkan Menag Yaqut dalam Rapat Kerja bersama Komisi VIII DPR RI, di Gedung Parlemen, Senayan, Jakarta.

Pertama, berdasarkan klarifikasi  dan investigasi tim Direktorat Jenderal Pendidikan Islam ada lebih dari 13 ribu madrasah berada pada area blank spot atau tidak terjangkau signal provider internet. “Kami memiliki catatan, klarifikasi, serta investigasi di lapangan. Ada sejumlah 13.790 madrasah yang berada pada wilayah blank spot,” ungkap Menag Yaqut, Senin (18/01). 

“Jadi mau diisi pulsa berapa pun tidak bisa dipakai. Jadi memang ini tidak ketidaktersediaan infrastruktur, saya kira menjadi faktor persoalan,” imbuhnya. 

Menag juga mengungkap masih ada madrasah yang berada di kawasan yang tidak mendapat aliran listrik. Setidaknya, dikatakan Yaqut, ada sekitar 11.998 madrasah yang tidak mendapat aliran listrik.

“Kemudian 11.998 madrasah yang tidak ada atau belum teraliri listrik. Ini Indonesia di tahun 2021,” ucapnya.

Menurut Menag Yaqut, ia kemudian telah melakukan komunikasi dengan pihak terkait. Mulai dari provider telekomunikasi hingga penyedia layanan listrik, khususnya dalam hal memfasilitasi madrasah menjalankan PJJ.

“Tentu kami terus melakukan komunikasi baik dengan penyedia atau provider atau telekomunikasi provider ini untuk bisa memberikan fasilitas-fasilitas terkait dengan pembelajaran jarak jauh ini, dan dengan perusahaan listrik negara ada 11.998 madrasah yang belum teraliri listrik ini, bisa kemudian mendapat fasilitas PJJ yang diberikan oleh pemerintah,” tuturnya.

Ia bersama jajarannya juga terus berupaya mencari solusi alternatif untuk tetap memberikan pelayanan pendidikan bagi seluruh siswa madrasah di seluruh Indonesia. “Kendala ini menjadi catatan kami, dan terus kamu upayakan agar dapat segera teratasi,” tuturnya.

See also  Wantim MUI Ajak Semua Elemen Bangsa Kedepankan Persatuan Jelang Pilpres 2019
Tags: MADRASAHmenag Yaqut Cholil Qoumaspembelajaran jarak jauhpembelajaran online
Previous Post

Inilah Empat Tahap Vaksinasi COVID-19

Next Post

Pemerintah Tunggu Keputusan Saudi untuk Pelakasanaan Haji tahun 2021

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Info Iklan
  • Disclaimer
  • Email

Madaninews.id - Ekonomi Syariah, Gaya Hidup Islami, Komunitas | All Rights Reserved

  • Home
  • News
  • Ekonomi Syariah
  • Gaya Hidup
  • Khazanah Islam
  • Haji & Umrah
  • Islamika
  • IPEMI
  • Indeks