Madaninews.id
  • Home
  • News
  • Ekonomi Syariah
  • Gaya Hidup
  • Khazanah Islam
  • Haji & Umrah
  • Islamika
  • IPEMI
  • Indeks
No Result
View All Result
  • Home
  • News
  • Ekonomi Syariah
  • Gaya Hidup
  • Khazanah Islam
  • Haji & Umrah
  • Islamika
  • IPEMI
  • Indeks
No Result
View All Result
Madaninews.id
No Result
View All Result

Menteri Haji Saudi : Kami Punya Rencana Akurat Fasilitasi Jamaah Umrah

Abi Abdul Jabbar Sidik
29 September 2020 | 08:00
rubrik: Haji & Umrah
I’tamarna, Aplikasi  Pendaftaran Umrah Online Akan Dilaunching Akhir September 2020
Share on FacebookShare on Twitter

MADANINEWS.ID, JEDDAH — Pemerintah Arab Saudi melalui Kementerian Haji dan umrah memastikan pelaksanaan ibadah umrah saat pandemi akan tetap mematuhi protokol kesehatan sebagaimana musim haji 2020 yang dilakukan secara terbatas. Menteri Haji dan Umrah Saudi, Mohammed Saleh Benten mengatakan, pembukaan ibadah umrah ini akan berlangsung dalam tiga tahap.

Benten mengungkapkan, tahap pertama akan memungkinkan 6.000 jemaah setiap hari dan akan dibagi menjadi 12 kelompok dalam 24 jam. Pelaksanaannya akan mempertahankan langkah-langkah jarak sosial dengan bantuan pihak berwenang untuk memastikan jamaah menerima pelayanan yang sama dengan jamaah haji.

“Ini akan lebih akurat, lebih tepat dengan lebih banyak tindakan pencegahan di tempat. Kami memiliki rencana implementasi yang akurat untuk memfasilitasi arus jamaah dari tanggal 17 Safar (4 Oktober) untuk melakukan ritual umroh,” kata dia dilansir di Arab News, Senin (28/9).

Setiap tahapan pelaksanaan akan digelar dengan kapasitas tertentu dan di bawah pengawasan yang ketat, serupa dengan standar yang diberlakukan selama haji Agustus lalu. “Kementerian ada di sini untuk membantu para peziarah,” tutur Benten.

Selain itu, Saudi juga telah menetapkan kelompok usia antara 18-65 tahun bagi mereka yang mampu. Untuk memenuhi kebutuhan jamaah haji, Kementerian tersebut meluncurkan aplikasi umrah baru bernama Eatmarna. Setiap tahapan dilakukan dengan komputerisasi menggunakan AI.

Hal itu akan membantu menegakkan standar kesehatan di tengah pandemi Covid-19. Dengan demikian, juga akan memudahkan jamaah memesan umrah asalkan diizinkan oleh pihak berwenang.

Pengguna yang mengunduh aplikasi juga harus memastikan bahwa mereka terdaftar dengan aplikasi Tawakkalna Kementerian Kesehatan untuk memeriksa status kesehatan pengguna dan kelayakan untuk melakukan ritual Umrah.

See also  KMA Penyelenggaraan Umrah saat Pandemi Terbit, Begini Aturannya
Tags: menteri haji saudipembukaan umrahumrah 2020
Previous Post

DPR Sepakati Usulan Kemenag Soal Tarif Sertifikasi Halal

Next Post

Menguak Fakta Ilmiah Sumur Zamzam

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Info Iklan
  • Disclaimer
  • Email

Madaninews.id - Ekonomi Syariah, Gaya Hidup Islami, Komunitas | All Rights Reserved

  • Home
  • News
  • Ekonomi Syariah
  • Gaya Hidup
  • Khazanah Islam
  • Haji & Umrah
  • Islamika
  • IPEMI
  • Indeks