Madaninews.id
  • Home
  • News
  • Ekonomi Syariah
  • Gaya Hidup
  • Khazanah Islam
  • Haji & Umrah
  • Islamika
  • IPEMI
  • Indeks
No Result
View All Result
  • Home
  • News
  • Ekonomi Syariah
  • Gaya Hidup
  • Khazanah Islam
  • Haji & Umrah
  • Islamika
  • IPEMI
  • Indeks
No Result
View All Result
Madaninews.id
No Result
View All Result

Duka Cita Mendalam PBNU Atas Kepergian Gus Sholah

Abi Abdul Jabbar Sidik
2 February 2020 | 23:57
rubrik: News, Nusantara
Duka Cita Mendalam PBNU Atas Kepergian Gus Sholah

Pengasuh Pondok Pesantren Tebuireng, Jombang, Jawa Timur, KH Salahuddin Wahid alias Gus Solah. (foto:istimewa)

Share on FacebookShare on Twitter

MADANINEWS.ID, JAKARTA — Pengasuh Pondok Pesantren Tebuireng, Jombang, Jawa Timur, KH Salahuddin Wahid alias Gus Sholah, wafat. beliau meninggal di Rumah Sakit Harapan Kita Jakarta pada Minggu (02/02) pukul 21.00.

Kepergian Gus Sholah meninggalkan duka mendalam bagi masyarakat Indonesia khususnya para Nahdiyin di seluruh pelosok negeri. Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) pun mengungkapkan rasa bela sungkawa yang mendalam atas wafatnya Cucu dari Hadratu Syaikh Hasyim Asyari tersebut.

“Innalillah wa innailaihi raji’un, telah meninggalkan kita semua dan kembali ke hadratillah almukarram Gus Sholah Wahid Hasyim,” kata Ketua Umum PBNU KH Said Aqil Siroj 

PBNU pun menginstruksikan kepada seluruh Nahdliyin, pengurus NU, lembaga, dan badan otonom untuk melaksnakan shalat ghaib, pembacaan yasin, dan tahlil bagi almarhum KH Salahuddin Wahid atau Gus Sholah.  

Instruksi tersebut tertuang dalam Surat Keterangan Nomor 3856/B.II.07/02/2017 yang diterbitkan Ahad, 2 Februari 2020. Surat tersebut ditandatangani oleh Rais Aam PBNU KH Miftachul Akhyar, Katib Aam KH Yahya Cholil Staquf, Ketua Umum KH Said Aqil Siroj, dan Sekjen HA Helmy Faishal Zaini.  

“Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) menyampaikan duka cita yang mendalam berkenaan dengan wafatnya Dr. Ir. KH. Salahuddin Wahid, Pengasuh Pondok Pesantren Tebuireng, Jombang.   Sehubungan dengan hal tersebut, PBNU dengan ini menginstruksikan kepada seluruh Pengurus Wilayah, Cabang, Lembaga, Badan Otonom Nahdlatul Ulama dan Pondok Pesantren di semua tingkatan untuk menyelenggarakan Shalat Ghoib, Pembacaan Yasin dan Tahlil  untuk Alamarhum,” demikian keterangan surat instruksi itu.

Said Aqil Siradj menyatakan bahwa Gus Sholah merupakan seorang ulama yang memiliki  jasa besar dalam memperjuangkan NU dan mengembangkan Pesantren Tebuireng.

“Gus Sholah pribadi yang sangat sederhana. Enggak glamor, enggak mewah, sangat sederhana,” kenah Said Aqil Siradj.

See also  Gelar Konferensi Internasional, Kemenag: Bakal Jadi Diskusi Terbesar tentang Moderasi Beragama

Menurut Kiai Said, kemajuan Pesantren Tebuireng Jombang, Jawa Timur tidak bisa dilepaskan dari Gus Sholah. Dalam hidupnya, Gus Sholah memiliki perhatian bagaimana mengembangkan pesantren yang didirikan oleh Kakeknya, Hadratussyekh KH Hasyim Asy’ari itu.

  “Semua perjuangannya, pemikirannya, upayanya untuk Pesantren Tebuireng, bukan untuk pribadinya,” ucapnya.

Jenazah Gus Solah direncakan dimakamkan di kawasan pemakaman Pesantren Tebuireng, Jombang. Namun sebelum diberangkatkan ke Tebuireng akan disemayamkan terlebih dahulu di rumah duka di kawasan Tendean, Jakarta.  

Gus Sholah wafat pada usia 77 tahun. Almarhum merupakan adik KH  Abdurrahman Wahid atau Gus Dur yang lahir pada 11 September 1942. Gus Sholah adalah anak ketiga dari pasangan KH Wahid Hasyim dan Nyai Hj Sholihah. Selain Gus Dur, saudara Gus Sholah adalah Nyai Aisyah, Dr Umar Alfaruq, Nyai Lily Wahid, dan Muhammad Hasyim.  

Tags: gus solahgus solah wafatKh Said Aqil SiradjKH Salahudin wahidpbnu
Previous Post

Pelaku Usaha Mebel & Furnitur Go Global Akan Difasilitasi

Next Post

Sosok Almarhum Gus Sholah di Mata Ketum Muhammadiyah

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Info Iklan
  • Disclaimer
  • Email

Madaninews.id - Ekonomi Syariah, Gaya Hidup Islami, Komunitas | All Rights Reserved

  • Home
  • News
  • Ekonomi Syariah
  • Gaya Hidup
  • Khazanah Islam
  • Haji & Umrah
  • Islamika
  • IPEMI
  • Indeks