MADANINEWS.ID, — Guru-guru non-muslim di Swedia rela memakai hijab demi menunjukkan solidaritasnya kepada umat Islam di negara tersebut.
Dilansir dari About Islam, guru-guru yang berasal dari sekolah Prästamosseskolan, Swedia mengenakan hijab di lingkungan sekolahnya. Aksi ini sebagai bentuk protes karena adanya undang-undang yang melarang pemakaian hijab.
Aturan adanya larangan itu disahkan sejak bulan Desember tahun lalu dan berdampak kepada muslimah yang mengenakan hijab, burka, dan niqab. Para muslimah Swedia merasa sedih dengan aturan tersebut.
Namun para guru di negara tersebut tidak tinggal diam. Mereka menunjukan aksi solidaritasnya terhadap minoritas muslim di Swedia.
“Para siswa menjadi bersemangat ketika mereka melihat para guru memiliki hijab. Mereka merasa bahwa kami mendukung mereka,” kata Marit, salah satu guru yang memprotes larangan itu seperti Dilansir dari About Islam Senin .
Saat ini, komunitas Muslim di Swedia berjumlah 8,1 persen dari total populasi keseluruhan warga Swedia yaitu 800 ribu orang.
