Madaninews.id
  • Home
  • News
  • Ekonomi Syariah
  • Gaya Hidup
  • Khazanah Islam
  • Haji & Umrah
  • Islamika
  • IPEMI
  • Indeks
No Result
View All Result
  • Home
  • News
  • Ekonomi Syariah
  • Gaya Hidup
  • Khazanah Islam
  • Haji & Umrah
  • Islamika
  • IPEMI
  • Indeks
No Result
View All Result
Madaninews.id
No Result
View All Result

Bersama Wapres, PB Mathla’ul Anwar Bahas Isu-isu Keagama

AS
14 January 2020 | 17:40
rubrik: News
Bersama Wapres, PB Mathla’ul Anwar Bahas Isu-isu Keagama
Share on FacebookShare on Twitter

MADANINEWS.ID, JAKARTA – Pengurus Besar (PB) Mathla’ul Anwar melakukan kunjungan ke Wakil Presiden (Wapres) Ma’ruf Amin di kantor Wapres, Jalan Veteran III, Jakarta Pusat, Senin (13/1/2020).

Ketua Umum Mathla’ul Anwar, Ahmad Sadeli Karim, mengatakan pertemuan itu juga membahas tentang lembaga zakat. “Kami juga mengusulkan bagaimana kalau sekarang ini undang-undang zakat itu undang-undang lembaganya. Tapi kita ingin bagaimana undang-undang itu yang mewajibkan umat Islam yang sudah wajib zakat itu dizakati. Zakat itu harus ada perintah,” ucap Sadeli, Senin (13/1/2020).

Masih menurut Ahmad, PB Mathla’ul Anwar juga sangat mendukung arus baru yang diusulkan oleh Wapres Ma’ruf Amin mengenai perkembangan ekonomi berbasis pesantren dan pengembangan UKM daerah. Menurutnya pertumbuhan ekonomi jadi salah satu mengurangi radikalisme. “Kita juga mendukung ide beliau yang ingin mengembangkan, menanggulangi radikalisme melalui UKM di daerah, tujuannya supaya pertumbuhan ekonomi bagus. Kami mendukung arus baru yang diusulkan beliau,” jelas Ahmad.

Sementara itu Ketua Majelis Amanah Mathla’ul Anwar Irsjad Djuwaeli mengatakan pertemuan itu juga membahas upaya mengurangi radikalisme. “Kami ingin membantu upaya pemerintah dalam upaya melakukan, mengurangi dan menghilangkan kalau mungkin sikap-sikap radikalisme dari masyarakat,” kata Irsjad Djuwaeli

Oleh sebab itu, Mathla’ul Anwar mengajak semua organisasi kemasyarakatan (ormas) Islam lain untuk memberikan dakwah atau ceramah keagamaan yang memegang prinsip Pancasila dan tidak mengarah ke radikal. Irsjad mengatakan ormas-ormas Islam yang terdaftar di lembaga Majelis Ulama Indonesia (MUI) bisa dipastikan tidak tercemar paham radikal, karena bergerak dalam satu visi untuk tidak melenceng dari Pancasila. “Ormas-ormas yang tergabung dalam MUI kelihatannya tidak ada yang radikal, tapi kelompok yang tidak tergabung di dalam ini yang kadang berpendapat lain. Maka tugas kita memberikan pemahaman dakwah yang benar,” tutupnya.

See also  Arab Saudi Jadi Tuan Rumah Pertemuan Perdamaian Ukraina

Untuk diketahui, Pertemuan ini sebagai ajang silaturrahmi dan membahas isu-isu terkait agama serta mengundang Wakil Presiden Ma’ruf Amin untuk hadir ke Muktamar Mathla’ul Anwar ke-20 pada bulan Juli 2020 mendatang.[]

Previous Post

Menteri Teten Masduki Bahas Genjot Ekspor UKM Bersama Para Duta Besar

Next Post

Moratorium Dicabut, Izin PPIU Akan Gunakan Sistem Online

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Info Iklan
  • Disclaimer
  • Email

Madaninews.id - Ekonomi Syariah, Gaya Hidup Islami, Komunitas | All Rights Reserved

  • Home
  • News
  • Ekonomi Syariah
  • Gaya Hidup
  • Khazanah Islam
  • Haji & Umrah
  • Islamika
  • IPEMI
  • Indeks