Madaninews.id
  • Home
  • News
  • Ekonomi Syariah
  • Gaya Hidup
  • Khazanah Islam
  • Haji & Umrah
  • Islamika
  • IPEMI
  • Indeks
No Result
View All Result
  • Home
  • News
  • Ekonomi Syariah
  • Gaya Hidup
  • Khazanah Islam
  • Haji & Umrah
  • Islamika
  • IPEMI
  • Indeks
No Result
View All Result
Madaninews.id
No Result
View All Result

Mengenang Kiprah Buya Yunahar Ilyas di MUI

Abi Abdul Jabbar Sidik
3 January 2020 | 10:53
rubrik: Khazanah Islam, Tokoh Muslim
Mengenang Kiprah Buya Yunahar Ilyas di MUI

Wakil ketua MUI Buya Yunahar Ilyas. (foto:MUI)

Share on FacebookShare on Twitter

MADANINEWS.ID, JAKARTA — Kabar duka datang di awal tahun 2020 ini. Salah seorang ulama yang juga Ketua Pimpinan Pusat Muhammadiyah sekaligus wakil Ketua MUI KH Yunahar Ilyas dikabarkan menghembuskan nafas terakhirnya  di RS Sardjito, Yogyakarta, pada Kamis (02/01) pukul 23.47 WIB.

“Innalilahi wainna ilaihi rajiun, telah meninggal dunia Prof. Dr. KH. Yunahar Ilyas,Lc Ketua Pimpinan Pusat Muhammadiyah pada tanggal 2 Januari pukul 23.47 di RS. Sarjito Yogyakarta,” kata Dokter pendamping sekaligus Ketua PP Muhammadiyah, dr Agus Taufiqurrahman seperti dikutip dari laman resmi Muhammadiyah, Jumat (3/1/2020). 

Tokoh kelahiran Bukit Tinggi 22 September 1956 semasa hidupnya mendedikasikan diri untuk umat dan bangsa. Kiprah guru besar Universitas Muhammadiyah Yogyakarta di MUI berawal sejak 2005.

Pada tahun 2005-2010 Ptof Yunahar mendapat amanah sebagai Ketua MUI Bidang Hubungan Luar Negeri dan Kerjasama Internasional. Periode berikutnya, pada tahun 2010-2015 beliau menjabat sebagai Ketua MUI Bidang Penelitian dan Pengkajian.

Pada periode terakhir ini masa khidmat MUI 2015-2020, beliau menjabat Wakil Ketua Umum MUI yang membidangi masalah-masalah keagamaan.

Di selain menjabat di pengurus harian MUI, beliau juga menjabat sebagai wakil ketua umum Dewan Syariah Nasional (DSN) MUI. Atas kiprahnya ini, beliau diganjar sebagai Tokoh Syariah 2019 oleh Majalah Investor. Beliau juga menjadi dewan pengawas syariah (DPS) di Bank Bukopin Syariah, Mandiri Utama Finance Syariah, serta Asuransi WanaArtha.

Buya Yunahar, begitu akrab disapa, adalah sosok ulama sekaligus akademisi yang produktif. Di antara karyanya adalah Feminisme dalam Kajian Islam Klasik dan Kontemporer yang diterbitkan Pustaka Pelajar. Oleh banyak kalangan, Prof. Yun dikenal sebagai sosok yang mampu menjelaskan hukum-hukum Islam dengan santun dan tak menyakiti siapapun. Paradigma keberagamaannya, almarhum dikenal sangat moderat.

See also  Peristiwa-peristiwa Bersejarah yang Terjadi di Bulan Ramadhan

Meski dalam kondisi yang kurang sehat dan tubuh yang semakin lemah, Buya Yunahar beberapa kali masih menyempatkan hadir rapat pimpinan harian rutin setiap Selasa di Gedung MUI Pusat. Kala tubuhnya benar-benar mengurus dan harus selalu didampingi sang istri, penyabet gelar Lc dari Fakultas Ushuluddin Universitas Islam Muhammad Ibnu Saud, Riyadh, Arab Saudi ini bahkan tetap hadir di Lombok dalam acara Rapat Kerja Nasional MUI Pusat terakhir masa khidmat 2015-2020 pertengahan Oktober tahun lalu. Hal ini menunjukkan komitmen almarhum dalam mengabdi untuk umat dan bangsa.

Selamat jalan Buya Yunahar, semoga Allah SWT membalas kebaikan dan mengampuni segala kekhilafan.

Tags: MUIProf Yunahar IlyasProf Yunahar ilyas wafat
Previous Post

Mengenal Anas Bin Malik, Sosok Sahabat yang Sangat Setia pada Rasulullah

Next Post

Tim NU Care Tempatkan Pos Peduli Bencana di Masjid dan Musholla

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Info Iklan
  • Disclaimer
  • Email

Madaninews.id - Ekonomi Syariah, Gaya Hidup Islami, Komunitas | All Rights Reserved

  • Home
  • News
  • Ekonomi Syariah
  • Gaya Hidup
  • Khazanah Islam
  • Haji & Umrah
  • Islamika
  • IPEMI
  • Indeks