Madaninews.id
  • Home
  • News
  • Ekonomi Syariah
  • Gaya Hidup
  • Khazanah Islam
  • Haji & Umrah
  • Islamika
  • IPEMI
  • Indeks
No Result
View All Result
  • Home
  • News
  • Ekonomi Syariah
  • Gaya Hidup
  • Khazanah Islam
  • Haji & Umrah
  • Islamika
  • IPEMI
  • Indeks
No Result
View All Result
Madaninews.id
No Result
View All Result

Wapres Jusuf Kalla Resmikan Pusat Studi Ekonomi Islam di Gontor

Abi Abdul Jabbar Sidik
3 October 2019 | 13:26
rubrik: Nusantara
Wapres Jusuf Kalla Resmikan Pusat Studi Ekonomi Islam di Gontor

Peresmian Gedung Pusat Studi Ekonomi Islam Universitas Darussalam (UNIDA). (foto:istimewa)

Share on FacebookShare on Twitter

MADANINEWS.ID, PONOROGO — Wakil Presiden Jusuf Kalla melakukan kunjungan ke Pondok Modern Darussalam Gontor (PMDG) di Kabupaten Ponorogo, Kamis (3/10) pagi. Kedatangannya untuk meresmikan menara baru masjid Jami’ pondok setempat dan gedung Pusat Studi Ekonomi Islam Universitas Darussalam (UNIDA) Gontor.

Peresmian menara masjid ditandai dengan penekanan tombol sirine dan penandatanganan prasasti oleh Jusuf Kalla. Sedangkan peresmian gedung Pusat Studi Ekonomi Islam dilangsungkan di UNIDA Gontor. Adapun jarak antara pondok dengan UNIDA Gontor sekitar lima kilometer.

Gedung CIES itu akan difungsikan sebagai gedung pusat studi ekonomi Islam, pusat kajian, dan gerakan bisnis strategis yang terkait dengan pengembangan ekonomi dan manajemen.

Gedung terdiri dari dua lantai memilik luas 52 meter x 29,5 meter ini menelan dana pembangunan total kurang lebih Rp 11 Miliar dan seluruh pembiayaannya merupakan bantuan dari keluarga Haji Kalla.

Jusuf Kalla mengatakan bahwa sengaja mewakafkan tanah untuk Pondok Gontor.

“Abad ini abad penuh perubahan. Bahwa pondok modern itu sangat berkembang sangat dinamis, modern tahun 30 berbeda tahun 2019/2020. Jadi dengan mewakafkan, bisa mendorong kemajuan Gontor,” katanya.

Menurutnya, wakaf tersebut juga dapat menunjang perekonomian karena terus berubah. Ia menceritakan, keluarganya sejak tahun 1970 menghargai Ponpes Gontor.

“Insya Allah untuk menjadi kemajuan masyarakat di daerah bisa sejalan dengan kemajuan bangsa ini karena saya akan selalu katakan beda antara sekolah dan museum,” ujarnya.

“Kalau pendidikan ke depan harus selalu baik. Dan jangan melihat ke belakang layaknya museum yang melihat ke belakang dan bangga melihat kemajuan masa lalu. Kita harus melihat ke depan yang jauh lagi. Gontor bisa beramal jariyah, menara Masjid Jami, pendidikan ekonomi syariah,” pungkasnya.

See also  OJK Dan Industri Jasa Keuangan Salurkan Donasi Bantu Korban Gempa Bumi Di Cianjur
Tags: Jusuf kallapesantren gontorunida gontor
Previous Post

Liga Muslim Dunia dan DMI Bangun Museum Peradaban Islam Terbesar

Next Post

Manusia dalam Perspektif Al-Quran (bag 1)

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Info Iklan
  • Disclaimer
  • Email

Madaninews.id - Ekonomi Syariah, Gaya Hidup Islami, Komunitas | All Rights Reserved

  • Home
  • News
  • Ekonomi Syariah
  • Gaya Hidup
  • Khazanah Islam
  • Haji & Umrah
  • Islamika
  • IPEMI
  • Indeks