Madaninews.id
  • Home
  • News
  • Ekonomi Syariah
  • Gaya Hidup
  • Khazanah Islam
  • Haji & Umrah
  • Islamika
  • IPEMI
  • Indeks
No Result
View All Result
  • Home
  • News
  • Ekonomi Syariah
  • Gaya Hidup
  • Khazanah Islam
  • Haji & Umrah
  • Islamika
  • IPEMI
  • Indeks
No Result
View All Result
Madaninews.id
No Result
View All Result

Jokowi Tegaskan Kerusuhan di Wamena Bukan Akibat Konflik Etnis

Abi Abdul Jabbar Sidik
30 September 2019 | 14:44
rubrik: Nusantara
Jokowi Tegaskan Kerusuhan di Wamena Bukan Akibat Konflik Etnis

Presiden Jokowi (foto:setkab)

Share on FacebookShare on Twitter

MADANINEWS.ID, JAKARTA — Kerusuhan yang terjadi di Wamena, Papua, telah menyebabkan banyak kerugian. Kendaraan dan gedung hancur, puluhan orang luka-luka, sekitar 5.000 warga terpaksa diungsikan ke tempat yang lebih aman bahkan 33 orang meregang nyawa akibat bentrok antar kelompok.

Atas tragedi tersebut, Presiden Joko Widodo (Jokowi) menyampaikan ucapan duka cita yang mendalam atas meninggalnya korban kerusuhan yang terjadi di Wamena, Papua, dalam beberapa hari terakhir.

“33 orang telah meninggal di sana,” kata Presiden Jokowi yang didampingi oleh Menteri Sekretaris Negara (Mensesneg) Pratikno saat ditanya wartawan di Istana Kepresidenan Bogor, Jawa Barat, Senin (30/9) siang.

Jokowi menegaskan bahwa aparat keamanan telah bekerja keras untuk melindungi semua warga. Karena itu, ia meminta jangan ada yang menggeser-geser ini menjadi kayak sebuah konflik etnis.

“Bukan. Ini adalah kelompok kriminal bersenjata yang dari atas dari gunung turun ke bawah dan melakukan pembakaran-pembakaran rumah warga,” ungkap Jokowi.

Menurut Jokowi, kepala suku Lembah Baliem di Wamena telah menghimbau untuk seluruh warga untuk tidak mengungsi keluar Wamena.

“Ini saya kira sebuah himbauan baik,” ujarnya.

Selain itu, lanjut Presiden, polisi juga telah menangkap beberapa tersangka yang melakukan pembunuhan dan pembakaran ini di Wamena. Saat ini, Aparat keamanan sudah bisa mengamankan kota Wamena, Papua. Untuk itu, Presiden mengimbau masyarakat tidak keluar kota tersebut.

“Tentu saja karena ada yang masih merasa takut kemudian minta untuk dievakuasi ke Jayapura ya dilakukan. Tetapi terus kita himbau agar masyarakat tidak keluar dari Wamena karena aparat keamanan sudah bisa memgamankan kota Wamena,” papar Jokowi.

Ia pun mengimbau masyarakat tetap tenang, menahan diri, dan menghindarkan dari semua provokasi-provokasi dan fitnah-fitnah yang sangat banyak dikembangkan di media-media sosial.

See also  Kemenkop dan UKM Gandeng Kreavi Wujudkan UMKM Naik Kelas
Tags: jokoeikerusuhan wamena
Previous Post

Arab Saudi Mulai Terbitkan Visa Turis

Next Post

ACT Buka Crisis Center Tragedi Kemanusiaan Wamena di Makassar

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Info Iklan
  • Disclaimer
  • Email

Madaninews.id - Ekonomi Syariah, Gaya Hidup Islami, Komunitas | All Rights Reserved

  • Home
  • News
  • Ekonomi Syariah
  • Gaya Hidup
  • Khazanah Islam
  • Haji & Umrah
  • Islamika
  • IPEMI
  • Indeks