Home Gaya Hidup Info Sehat Mengkonsumsi Yogurt Bisa Jadi Solusi atasi Intoleransi Laktosa

Mengkonsumsi Yogurt Bisa Jadi Solusi atasi Intoleransi Laktosa

Peluncuran Yolite C+ 100. (foto:abi/madani)

MADANINEWS.ID, JAKARTA — Konsumsi susu masyarakat Indonesia termasuk terendah di kawasan Asia Tenggara. Menurut data Badan Pusat Statistik (BPS) tahun 2017, konsumsi susu di Indonesia 16,5 liter per kapita per tahun dari target 20 liter per kapita per tahun.

Tak ayal, konsumsi ini merupakan yang terendah di Asia Tenggara. Bandingkan dengan Brunei Darussalam yang mencapai 129,1 liter, Malaysia dengan 50,9 liter, Singapura sebanyak 46,1 liter per tahun. Bahkan kalah dari Vietnam yang berada di angka 20,1 liter susu per kapita per tahun.

Padahal susu adalah minuman dengan kandungan nutrisi yang sangat penting bagi manusia. Susu adalah salah satu sumber protein, kalsium, mineral, serta vitamin khususnya B kompleks yang baik bagi tubuh.

Fakta lain juga menunjukkan bahwa sebagian besar dari masyarakat Indonesia adalah lactose intolerant, atau  gangguan pencernaan yang terjadi ketika usus tidak mampu mencerna laktosa. Hal ini membuat semakin banyak orang dewasa Indonesia ragu untuk mengkonsumsi susu.

“Orang dengan intoleransi laktosa tidak menghasilkan enzim lactase yang cukup, sehingga laktosa yang tidak tercerna masuk ke usus besar lalu terfermentasi oleh bakteri dan menimbulkan berbagai gejala,” kata nutrisionis Dr. Haekal Anshari saat peluncuran Yolite Cimory di Plaza Senayan, Jakarta, Kamis (19/9/2019).

Gejala intoleransi laktosa  biasanya terjadi 30 menit hingga 2 jam setelah mengkonsumsi makanan atau minuman yang mengandung laktosa. Diantaranya adalah mual, diare, kram perut, perut kembung, sering buang angin.

Menurut Dr. Haekal salah satu solusi bagi yang mengalami intoleransi laktosa tersebut bisa dengan mengkonsumsi yogurt secara rutin setiap hari. Ia juga menyebut salah satu waktu terbaik saat mengkonsumi yogurt adalah di pagi hari.

“Konsumsi yogurt yang mengandung manfaat kebaikan susu dan bakteri baik serta Vitamin C harian sesungguhnya sangat penting untuk menjaga kesehatan tubuh. Benar memang bahwa nutrisi lain pun dibutuhkan namun ketika hal tersebut diasup dengan teratur, begitu banyak manfaat yang bisa didapatkan,” terang Dr. Haekal.

Untuk menjawab kebutuhan masyarakat yang membutuhkan kebaikan susu untuk kesehatan jangka panjang serta kebutuhan akan 100 persen vitamin C harian, Cimory menciptakan Yogurt Cimory Yolite C+100,  yakni sebuah produk yogurt yang dapat memecah laktosa menjadi asam laktat sehingga aman untuk dikonsumsi bagi mereka yang mengalami gangguan intoleransi laktosa serta kaya akan vitamin C.

Senior Brand Manager Cimory Sheila Aryyani  menuturkan  kehadiran produk Cimory Yolite C+ diharapkan dapat menjawab tantangan ini, bahkan memberikan manfaat ekstra dengan vitamin C. Cimory Yolite C+ juga memiliki tekstur yang lebih ringan dari yogurt biasa sehingga terasa menyegarkan. Kita juga menghadirkan varian rasa yang lebih banyak agar konsumen dapat mengkonsumsi sesuatu yang sehat sesuai dengan pilihan selera mereka.

“Cimory Yolite C+ ini merupakan produk yogurt pertama di Indonesia yang mengkombinasikan kebaikan bakteri baik pada yogurt dengan vitamin C. Jadi dengan mengkonsumsi Cimory Yolite C+ ini akan mendapatkan manfaat kandungan nutrisi dari susu sekaligus manfaat vitamin C 100 persen untuk orang dewasa. Cimory Yolite C+ ini hadir dengan lima varian rasa; Original, Lemon, Jeruk, Stroberi dan Bluberi.,” terang Sheila.

 

 

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here