Madaninews.id
  • Home
  • News
  • Ekonomi Syariah
  • Gaya Hidup
  • Khazanah Islam
  • Haji & Umrah
  • Islamika
  • IPEMI
  • Indeks
No Result
View All Result
  • Home
  • News
  • Ekonomi Syariah
  • Gaya Hidup
  • Khazanah Islam
  • Haji & Umrah
  • Islamika
  • IPEMI
  • Indeks
No Result
View All Result
Madaninews.id
No Result
View All Result

Hidupnya Ekosistem Koperasi Perlu Dukungan Perguruan Tinggi

Irawan Nugroho
27 June 2019 | 12:21
rubrik: Nusantara

Asisten Deputi Kelembagaan Kementerian Koperasi dan UKM, Untung Tri Basuki

Share on FacebookShare on Twitter

MADANINEWS.ID, Pontianak — Kementerian Koperasi dan UKM bekerjasama dengan Universitas Tanjungpura Pontianak, Kalimantan Barat menyelenggarakan kegiatan workshop Pengembangan Pusat Studi Koperasi yang diselenggarakan pada Selasa, 24 Juni 2019 di Hotel Mahkota, Kota Pontianak. Kerjasama ini dilaksanakan karena perguruan tinggi dapat berperan penting dalam menghidupkan ekosistem koperasi agar lebih kondusif melalui penciptaan inovasi baru dan dinamisasi.

Menurut Asisten Deputi Kelembagaan Kementerian Koperasi dan UKM, Untung Tri Basuki, koperasi adalah bentuk usaha rakyat yang sesuai dengan misi demokrasi ekonomi dalam Konstitusi.

“Koperasi adalah bentuk perusahaan yang penting dalam rangka menciptakan keadilan ekonomi, untuk menciptakan redistribusi pendapatan dan kekayaan yang berkeadilan. Untuk itu perlu diperkuat dengan keterlibatan para akademisi untuk pengembanganya,” katanya.

Ditambahkan Untung Tribasuki, koperasi di Kalimantan Barat, misalnya terutama Koperasi Kredit (Credit Union) telah banyak berperan untuk itu, sayangnya peranan perguruan tinggi masih dirasakan kurang.

Untuk itulah pihaknya mendorong dunia kampus untuk membentuk Pusat Studi koperasi untuk mendorong akselerasi peran perguruan tinggi dalam pengembangan koperasi.

“Di Kalimantan Barat koperasi kredit yang kuat itu sebaiknya didorong untuk melakukan pemekaran ke koperasi sektor riil,” tambahnya.

Sementara itu Kabid Kelembagaan dari Dinas Koperasi dan UKM Provinsi Kalimantan Barat Resmi Guno mengatakan bahwa kolaborasi multipihak untuk pengembangan koperasi dan termasuk di dalamnya perguruan tinggi sangat penting.

Perkembangan Koperasi Memiliki Kaitan Erat Dengan Intelektuil Kampus

Kegiatan Workshop Pengembangan Pusat Studi Koperasi yang dilaksanakan di Pontianak, dicatat menghadirkan narasumber Suroto, Ketua Asosiasi Kader Sosio-Ekonomi Strategis (AKSES) dan Mohamad Fahmi dari Universitas Tanjungpura.

Menurut Suroto, perkembangan koperasi di berbagai belahan dunia dari sejak awal mula sangat erat kaitannya dengan peranan kaum intelektuil kampus.

See also  Dorong Percepatan UMKM Ke Ekosistem Digital, KemenKopUKM Gandeng Tokopedia

Seperti temuan konsep Charles Howard di Inggris yang temukan sistem pembagian devidend (Sisa Hasil Usaha) dengan nama DIVI yang berbeda dengan konsep pembagian keuntungan perusahaan biasa misalnya.

“Perkembangan koperasi tidak pernah lepas dari orang kampus, sampai hari ini orang kampus terus berkontribusi dalam bentuk sistematisasi konsep, sajikan formula untuk dorong pengembangan koperasi,” kata Suroto.

Sementara itu menurut Mohamad Fahmi dari Universitas Tanjungpura, kampus dalam fungsinya sebagai “center of excellence” perlu segera mengembangkan pusat studi koperasi.

“Dunia perguruan tinggi siap berkolaborasi dengan para pelaku koperasi dan pemerintah daerah dan institusi lainnya baik di dalam maupun luar negeri,” katanya.*(E.i)

Tags: Asisten Deputi Kelembagaan Kementerian Koperasi dan UKM
Previous Post

Kemenkop dan UMKM: UMKM Kuat Jika Bergabung Satu Wadah Komunitas

Next Post

Tugu Koperasi Segera Direvitalisasi Menjadi Hotel Bintang Empat, Museum, dan Mall

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Info Iklan
  • Disclaimer
  • Email

Madaninews.id - Ekonomi Syariah, Gaya Hidup Islami, Komunitas | All Rights Reserved

  • Home
  • News
  • Ekonomi Syariah
  • Gaya Hidup
  • Khazanah Islam
  • Haji & Umrah
  • Islamika
  • IPEMI
  • Indeks