Madaninews.id
  • Home
  • News
  • Ekonomi Syariah
  • Gaya Hidup
  • Khazanah Islam
  • Haji & Umrah
  • Islamika
  • IPEMI
  • Indeks
No Result
View All Result
  • Home
  • News
  • Ekonomi Syariah
  • Gaya Hidup
  • Khazanah Islam
  • Haji & Umrah
  • Islamika
  • IPEMI
  • Indeks
No Result
View All Result
Madaninews.id
No Result
View All Result

Mengarah ke Terorisme, Malaysia akan Larang Game PUBG

Abi Abdul Jabbar Sidik
19 March 2019 | 11:11
rubrik: Mancanegara
Mengarah ke Terorisme, Malaysia akan Larang Game PUBG

tampilan game PUBG. 9foto:istimewa)

Share on FacebookShare on Twitter

MADANINEWS.ID, JAKARTA — Game perang online The PlayerUnknown’s Battlegrounds (PUBG) harus dilarang karena mendorong generasi muda ke arah terorisme dan mengikis rasa kasih sayang untuk orang lain.

Hal tersebut disampaikan oleh pemimpin negara bagian di Malaysia, Negri Sembilan Mufti Datuk Mohd Yusof Ahmad. Ia juga mengatakan pemerintah Malaysia harus segera mempertimbangkan untuk melarang permainan PUBG karena memiliki dampak negatif pada anak-anak dan remaja.

“Saya yakin game ini telah direncanakan dengan sengaja sejak lama,” katanya, mengutip laporan New Straits Times, Selasa (19/3/2019).

“Tujuannya adalah membentuk pikiran generasi muda agar menikmati perang, untuk bertarung dan menikmati kegiatan yang ganas,” tambahnya.

Dia mengatakan permainan itu tidak pantas untuk umat Islam dan harus disingkirkan karena mudah diakses dan dapat dimainkan oleh siapa saja di laptop ataupun ponsel.

“Pemerintah harus memperhatikan karena game sekarang dimasukkan sebagai bagian dari esports,” katanya.

“Bukan tidak mungkin senjata api dapat dengan mudah diakses suatu hari. Pikirkan konsekuensinya jika PUBG menjadi bagian dari kehidupan anak muda kita,” tambahnya

Pernyataannya itu disampaikan setelah beredar laporan bahwa game tersebut dan game tembak-tembakan lainnya telah menginspirasi pelaku penembakan kejam di Christchurch, Selandia Baru, Jumat kemarin (15/3/2019).

Pelaku penembakan yang merekam aksinya layaknya game tersebut telah membuat 50 orang tewas dan puluhan lainnya mengalami luka-luka.

Namun, saat dimintai tanggapan mengenai penembakan massal di Christchurch itu, Ahmad mengatakan hal itu terjadi karena ada kebencian terhadap Islam.

“Para pemimpin dunia adalah orang-orang yang menciptakan Islamophobia… Jika orang-orang di atas membenci Islam, tidak mengherankan bahwa orang-orang di bawah mereka akan mengikutinya,” jelasnya.

 

See also  Kominfo Blokir 11.803 Konten Radikalisme dan Terorisme
Tags: game onlinepubgterorisme
Previous Post

MUI Sampaikan Bela Sungkawa Untuk Korban Teror di Selandia Baru

Next Post

Presiden OIC Youth Indonesia Siap Kampanyekan Islam Damai

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Info Iklan
  • Disclaimer
  • Email

Madaninews.id - Ekonomi Syariah, Gaya Hidup Islami, Komunitas | All Rights Reserved

  • Home
  • News
  • Ekonomi Syariah
  • Gaya Hidup
  • Khazanah Islam
  • Haji & Umrah
  • Islamika
  • IPEMI
  • Indeks