Madaninews.id
  • Home
  • News
  • Ekonomi Syariah
  • Gaya Hidup
  • Khazanah Islam
  • Haji & Umrah
  • Islamika
  • IPEMI
  • Indeks
No Result
View All Result
  • Home
  • News
  • Ekonomi Syariah
  • Gaya Hidup
  • Khazanah Islam
  • Haji & Umrah
  • Islamika
  • IPEMI
  • Indeks
No Result
View All Result
Madaninews.id
No Result
View All Result

Presidium Majelis Ormas Islam  Ingatkan Said Aqil Terkait Pernyataan Kontroversinya

Abi Abdul Jabbar Sidik
29 January 2019 | 12:20
rubrik: Nusantara
Presidium Majelis Ormas Islam  Ingatkan Said Aqil Terkait Pernyataan Kontroversinya

-Ketua Presidium Majelis Ormas Islam (MOI) Mohammad Siddik

Share on FacebookShare on Twitter

MADANINEWS.ID, JAKARTA — Ketua Presidium Majelis Ormas Islam  (MOI) Mohammad Siddik, sangat menyesalkan pernyataan Prof Dr Said Agil Siradj yang menyatakan hanya anggota Nahdhatul Ulama (NU) saja yang pantas menjadi imam mesjid, khatib Jum’at, dan pejabat di Kementrian Agama.

“Sangatlah disesalkan seorang pimpinan ormas dakwah Islam seperti NU menyuarakan pernyataan terbuka yang tidak sehat dan menyesatkan,” ujar Siddik didampingi para wakil MOI di Gedung Menara Dakwah Selasa (29/1).

Siddik menuturkan, sebagai organisasi terbesar di Tanah Air mestinya NU dijadikan lembaga pengayom dan perekat bekerja sama ormas Islam yang mencapai ratusan dan sebagiannya telah berdiri jauh lebih awal dari berdirinya NU pada 1926.

Menurutnya, pernyataan Dr Said Agil Siradj menunjukkan ambisi pribadinya menguasai semua posisi dan jabatan formal dan non-formal hanya untuk Nahdhatul Ulama dengan mengabaikan eksistensi dari puluhan organisasi Islam lainnya yang sama-sama beraqidah ahlu sunnah wal jamaah.

“Banyak diantara mereka juga berpegang kepada mazhab Syafi’i sebagai ijtihad fiqh seperti yang dianut oleh NU,” ungkapnya.

Sebagai orang yang berpendidikan tinggi dan pemimpin organisasi besar, ustad Siddik berpesan agar Dr Said Agil Siradj hendaknya berfikir rasional dan profesional dengan mempertimbangan pendidikan dan kompetensi seseorang untuk sesuatu jabatan formal dipemerintahan atau akademik. Bahkan, untuk jabatan dilembaga ibadah seperti imam atau khatib mesjid demi untuk mencapai kemajuan serta kecerdasan bangsa dan negara.

Ketua Dewan Da’wah Islamiyah Indonesia (DDII) ini pun menyatakan, pernyataan Dr Said Agil Siradj menunjukkan kenaifanya akan sejarah perjuangan dan peranan berbagai organisasi Islam di Indonesia selain NU dalam memperjuangkan kemerdekaan Indonesia dari cengkeraman penjajahan Belanda sejak awal abad ke 20.

See also  Abu Janda Dilaporkan ke Polisi Atas Dugaan Penistaan Agama

“Sekaligus Said Agil Siradj tidak menunjukkan hikmah (wisdom) dalam kehidupan bernegara dan bermasyarakat dengan mengabaikan kerukunan antar Ummat Islam yang selama ini sudah terbangun,” jelasnya. Tio/Kontributor.

Previous Post

Pembunuh Jurnalis Dapat Remisi, Forjim: Jokowi Ancam Kemerdekaan Pers

Next Post

Biaya Haji Indonesia Termurah se-ASEAN

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Info Iklan
  • Disclaimer
  • Email

Madaninews.id - Ekonomi Syariah, Gaya Hidup Islami, Komunitas | All Rights Reserved

  • Home
  • News
  • Ekonomi Syariah
  • Gaya Hidup
  • Khazanah Islam
  • Haji & Umrah
  • Islamika
  • IPEMI
  • Indeks