MADANINEWS.ID, JAKARTA — Sadarkah Anda bahwa kecanduan gadget memberi dampak buruk bagi postur dan penglihatan Anda dan si Kecil? Menyadari hal itu, Mom n Jo menciptakan solusi treatment khusus bernama Gadget Holic Treatment, yang pertama ada di Indonesia.
Ternyata tak hanya efek sosial, gadget holic juga bisa berpengaruh buruk terhadap postur tubuh dan gangguan penglihatan. Kondisi tersebut diperparah dengan posisi tubuh yang asal nyaman, seperti tiduran, mendunduk lama, duduk dengan posisi pandangan terlalu dekat dengan layar gadget.
Posisi bergadget yang tidak bagus untuk tulang itu bisa memicu stres dan sakit karena secara tidak langsung mengubah posisi tulang. Posisi penglihatan yang dekat dengan gadget memicu gangguan penglihatan atau jarak pandang mata dalam usia muda.
Menurut pemerhati anak, Seto Mulyadi, penggunaan gadget pada anak bahkan sangat pemprihatikan, mengapa? Sebab meski ada pengaruh positif, namun ada banyak pengaruh negatif-nya, terutama jika penggunaannya tidak terkontrol.
Misalnya, jika gadget digunakan untuk memutar pornografi, hasilnya tentu memberi dampak negatif terhadap anak. “Ini benar-benar sesuatu yang harus diperhatikan, khususnya oleh para orangtua,”katanya.
Lebih lanjut, ia mengatakan, “Perlindungan anak itu berasal dari keluarga, yaitu ayah dan ibu. Keluarga lainnya kadang mengandalkan nenek dan kakek, om dan tante. Padahal yang paling dekat dengan anak adalah lingkungan keluarga,”kata Seto Mulyadi di kantor Kementerian Kesehatan RI, Jakarta, Senin (24/07/2017).
Karena itu, perlindungan dan pengawasan terhadap anak dalam penggunaan gadget harus benar-benar dilakukan, agar tidak menimbulkan banyak efek negatif, seperti misalnya cyber bullying.
Perlu diketahui, berdasarkan studi yang dilaksanakan oleh Kementerian Kominfo ditemukan bahwa 98 persen anak telah mendapatkan akses internet.
Sayangnya, kemajuan teknologi dan penggunaan gadget juga ditengarai dapat mempengaruhi kesehatan mata, masalah tidur, kesulitan konsentrasi, menurunnya prestasi belajar, perkembangan fisik, perkembangan sosial, perkembangan otak, dan penundaaan perkembangan bahasaa anak.
Karena itu, penting bagi setiap orangtua untuk mengawasi penggunaan gadget oleh anak-anak usia sekolah. Terkait dengan itu, sebuah perangkat bernama, Gadget Holic Treatment dapat menjadi solusi.
penggunaan alat ini diklaim dapat kembali meningkatkan daya penglihatan dan memperbaiki postur tubuh pengguna gadget. Juga dapat menghilangkan ketegangan dan keluhan di sekitar leher, punggung, bahu, mata, dan kepala yang diakibatkan oleh salah posisi saat menggunakan gadget.
Cara membatasi gadget pada anak
Bagaimana cara mengatasi ketergantuan anak pada gadget? Sulit, namun cara ini bisa dicoba. Pertama, jauhkan televisi, gadget, dan internet dari kamar anak. Awasi apa saja yang diakses oleh anak melalui gadgetnya.
Kedua, jangan pernah menggunakan gadget untuk menenangkan anak yang menangis maupun mengamuk.
Ketiga, gunakan media televisi, video, maupun aplikasi untuk mendiskusikan nilai nilai yang dianut oleh keluarga. Gunakan alasan logis saat membatasi televisi, sosial media, dan internet.
