Madaninews.id
  • Home
  • News
  • Ekonomi Syariah
  • Gaya Hidup
  • Khazanah Islam
  • Haji & Umrah
  • Islamika
  • IPEMI
  • Indeks
No Result
View All Result
  • Home
  • News
  • Ekonomi Syariah
  • Gaya Hidup
  • Khazanah Islam
  • Haji & Umrah
  • Islamika
  • IPEMI
  • Indeks
No Result
View All Result
Madaninews.id
No Result
View All Result

Muhammadiyah Ajak Pemeluk Agama Bendung Ujaran Kebencian di Tahun Politik

Abi Abdul Jabbar Sidik
13 December 2018 | 13:42
rubrik: Nusantara
Muhammadiyah Ajak Pemeluk Agama Bendung Ujaran Kebencian di Tahun Politik

Dalam Diskusi Media Mengenai Kerukunan Bangsa 'Refleksi Akhir Tahun dan Proyeksi Awal Tahun di Hotel Gran Melia, Jakarta Sekretaris Umum PP Muhammadiyah Abdul Muth'i mengajak para pemeluk agama bersama-sama membenung ujaran kebencian di tahun politik. (foto:istimewa)

Share on FacebookShare on Twitter

MADANINEWS.ID, Jakarta–Sekretaris Umum PP Muhammadiyah Abdul Muth’i mengatakan, berbagai riset menunjukkan indeks toleransi menurun dari tahun 2017. Walaupun menurutnya di tahun 2018 menuju 2019 menunjukkan akan munculnya tantangan politik yang penuh dengan hatespech (ujaran kebencian).

“Saya menyesali perdebatan kandidat politik yang lebih mengedepankan adu isu, saling serang dan membantah. Bukan justru mendebatkan program kerja lima tahun mendatang,” ujarnya dalam Diskusi Media Mengenai Kerukunan Bangsa ‘Refleksi Akhir Tahun dan Proyeksi Awal Tahun, di Hotel Gran Melia, Jakarta Selatan, Kamis, (13/12).

Dirinya mengungkapkan dalam konteks menghadapi kehidupan kebangsaan, proyeksi tokoh agama di awal tahun 2019 adalah perlunya membangun komunikasi agar terbangun kedekatan antara pemeluk agama.

“Begitupun calon kandidat dan pendukungnya agar ke depan lebih mengedepankan kontestasi program,” terangnya.

Ia menilai hal ini merupakan pembodohan demokrasi karena, kata dia jika yang diperdebatkan bukan program kerja melainkan saling jatuh menjatuhkan.

Abdul Muth’i melihat upaya melakukan politisasi agama memang menjadi tantangan sendiri. Melihat persoalan agama mudah memantik emosional rakyat.

“Masyarakat pun terlihat apatis, terbawa oleh isu- isu. Di mana rakyat diharapkan dapat menuntukan pilihannya demi Indonesia lima tahun mendatang, justru tidak menilai pilihannya dari sosok dan program kerjanya. Masyarakat harus mengawal proses Pemilu agar melahirkan Pemilu yang bersih,” pesannya.

Pemilihan Anggota Legislatif menurut Muth’i juga perlu diperhatikan, melihat melalui MPR dan DPR kebijakan- kebijakan itu disahkan. Melihat satu sisi sangat disayangkan akhir- akhir ini banyak pejabat- pejabat pusat maupun daerah terjerat kasus korupsi. Tio/Kontributor.

See also  Jokowi Setujui Asrama Haji Digunakan untuk Tampung WNI dari Luar Negeri
Previous Post

BAZNAS dan Kemensos Intergrasikan Data Kemiskinan Indonesia

Next Post

BAZNAS Kembangkan Program ZCD Kepulauan Meranti

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Info Iklan
  • Disclaimer
  • Email

Madaninews.id - Ekonomi Syariah, Gaya Hidup Islami, Komunitas | All Rights Reserved

  • Home
  • News
  • Ekonomi Syariah
  • Gaya Hidup
  • Khazanah Islam
  • Haji & Umrah
  • Islamika
  • IPEMI
  • Indeks