Madaninews.id
  • Home
  • News
  • Ekonomi Syariah
  • Gaya Hidup
  • Khazanah Islam
  • Haji & Umrah
  • Islamika
  • IPEMI
  • Indeks
No Result
View All Result
  • Home
  • News
  • Ekonomi Syariah
  • Gaya Hidup
  • Khazanah Islam
  • Haji & Umrah
  • Islamika
  • IPEMI
  • Indeks
No Result
View All Result
Madaninews.id
No Result
View All Result

Film Keluarga Cemara Tayang di JAFF

Irawan Nugroho
30 November 2018 | 18:07
rubrik: Indeks
Film Keluarga Cemara Tayang di JAFF
Share on FacebookShare on Twitter

Madaninews.id – Yogyakarta. Film Keluarga Cemara yang akan tayang serentak pada tanggal 3 Januari 2019 nanti, diikutkan dalam ajang JAFF (Jogja Netpac Asian Film Festival) dengan kategori ISA (Indonesian Screen Awards).

Jogja-NETPAC Asian Film Festival (JAFF) adalah festival film berskala internasional di Indonesia yang memfokuskan diri pada perkembangan film di Asia. JAFF sudah bekerjasama dengan NETPAC (Network for the Promotion of Asian Cinema), sebuah organisasi beranggotakan 30 negara yang mencakup budaya, distribusi, pembuatan film dan pendidikan soal film. Setiap tahun JAFF memberikan penghargaan untuk film-film terbaik di Asia dengan  Golden Hanoman Award, Silver Hanoman Award, NETPAC Award, Blencong Award dan Geber Award sebagai apresiasi. Ini adalah edisi ke 13 JAFF yang rutin dilaksanakan setiap tahun.

Guna lebih memperkenalkan film produksi Visinema Pictures bekerjasama dengan Ideosource dan Kaskus ini, juga ditayangkan pada jam 19:00 WIB pada hari Kamis 29 November di Studio A Empire XXI dan jam 13:00 hari Sabtu 1 Desember 2018 di studio B, juga di Empire XXI Yogyakarta.

Penayangan ini dihadiri oleh Anggia Kharisma, Nirina Zubir, Yandy Laurens, Keluarga The Sasono, Gina S. Noer dan Angga Dwimas Sasongko. Film Keluarga Cemara sebelumnya sudah mengadakan world premiere di ajang JAFF pada hari Selasa, 13 November 2018 di Plaza Indonesia, Jakarta.

Sambutan positif

Sesudah pemutaran pada hari Kamis, penonton secara spontan menyanyikan lagu “Harta Berharga” secara bersama-sama, seperti direkam oleh pemilik akun Twitter @pecintasendja. Pemilik akun tersebut juga menyampaikan komentar positif atas film ini. “#KeluargaCemara sebuah film dengan akting kuat, akting mantab, penuh kejutan, hangat sekaligus menyentuh. Rekomen buat ditonton besok tanggal 3 Januari 2019. Oh ya ada yang iris-iris bawang di dalam bioskop bikin yang nonton matanya pada sembab”.

See also  Dompet Dhuafa Evakuasi Korban Longsor di Sukabumi

Komentar penonton lain di ajang JAFF juga senada, yakni positif. Salah seorang penonton menuliskan di akun Twitter @VincentJose mencuitkan “They have found the original material’s silver lining and utilized it to develop such solid yet relevant plot and characters. I’m overwhelmed by its simplicity, innocence and warmth. Bagus bangeet!!!” (Mereka telah menemukan benang merah dari materi orisinilnya dan menggunakannya untuk mengembangkan karakter dan plot yang solid. Saya kagum akan kesederhanaan, kenaifan dan kehangatannya. Bagus bangeet!!!”)

Film Representasi Ketangguhan Keluarga

Menyambut tayang di ajang JAFF, sutradara Yandy Laurens yang juga turut serta menuliskan naskahnya mengucapkan, “Film Keluarga Cemara mendapat kesempatan untuk menjadi bagian dari JAFF adalah sebuah kebanggaan”. Sebagai catatan, ini adalah film panjang pertama Yandy Laurens.

Dalam kesempatan yang sama, Anggia Kharisma sebagai produser film Keluarga Cemara berkata: “Kami berterimakasih pada JAFF atas kesempatan yang diberikan pada film Keluarga Cemara untuk tayang. Apalagi filmnya masuk dalam kategori ISA (Indonesian Screen Awards), ini merupakan sebuah hal yang berharga bagi kami”, kata Anggia.

Sementara itu Gina S. Noer sebagai produser dan penulis naskah film Keluarga Cemara menyatakan, “Terpilihnya film Keluarga Cemara di JAFF menunjukkan bahwa nilai baik dalam kisah film ini merupakan representasi ketangguhan keluarga yang dibutuhkan dalam menghadapi kondisi Indonesia bahkan dunia saat ini”.

Sekilas Film Keluarga Cemara

Film Keluarga Cemara mengisahkan cerita tentang sebuah keluarga yang memiliki nilai ketangguhan. Dalam kisah ini seluruh keluarga belajar bersatu untuk bertahan hidup dalam kesederhanaan. Bukan untuk sekadar hidup, tapi hidup dengan berani dan penuh harapan.

Ada Abah (Ringgo Agus Rahman) sebagai kepala rumah tangga yang berusaha menjadi nahkoda rumah tangga di tengah terpaan masalah sehari-hari, Emak  (Nirina Zubir) yang sangat pengertian dan menjadi oase di tengah masalah, Euis (Zara JKT 48) sebagai anak tertua yang punya cita-cita tinggi dan Ara (Widuri Puteri) yang paling muda selalu ceria dan senang berpetualang. Kebersamaan mereka menjadi kunci dalam menghadapi permasalahan yang ada.*

See also  HIPPI : UKM Harus Jadi 'Back Bone' Pertumbuhan Ekonomi Indonesia
Previous Post

Sukses Gelar Taubat Nasional Indonesia Murojaah Berangkatkan Kadernya ke Tanah Suci

Next Post

BAZNAS Luncurkan Rumah Batik dan Tenun Indonesia

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Info Iklan
  • Disclaimer
  • Email

Madaninews.id - Ekonomi Syariah, Gaya Hidup Islami, Komunitas | All Rights Reserved

  • Home
  • News
  • Ekonomi Syariah
  • Gaya Hidup
  • Khazanah Islam
  • Haji & Umrah
  • Islamika
  • IPEMI
  • Indeks