Home Ekonomi Syariah Gelar Insyaf, LPDB-KUMKM Siap Tingkatkan Pangsa Pasar Keuangan Syariah

Gelar Insyaf, LPDB-KUMKM Siap Tingkatkan Pangsa Pasar Keuangan Syariah

Direktur Utama LPDB-KUMKM Braman Setyo (tengah). (foto:istimewa)

MADANINEWS.ID, JAKARTA — Guna mendorong peningkatan market share keuangan syariah dan mendorong literasi keuangan Syariah di Indonesia yang saat ini masih minim (5,3%), Lembaga Pengelola Dana Bergulir Koperasi dan Usaha Mikro, Kecil dan Menengah (LPDB-KUMKM) akan menyelenggarakan acara Indonesia Syariah Fair (Insyaf) pada 27-29 November 2018 di Jakarta.

“Salah satu kegiatan utama dalam acara ini adalah Table Top, dimana akan mempertemukan LPDB KUMKM dengan stakeholder terkait seperti koperasi syariah, bank syariah, BPR syariah dan BPD syariah. Nantinya lewat Table Top akan diadakan approval massal calon mitra LPDB KUMKM yang mengajukan pinjaman lewat skim pembiayaan syariah. Harapannya, approval massal menjadi salah satu cara untuk meningkatkan penyaluran dana bergulir dari LPDB-KUMKM,” ungkap Direktur Utama LPDB-KUMKM Braman Setyo kepada wartawan di Jakarta.

Karena itu, Braman menekankan berbagai upaya strategis dilakukan LPDB-KUMKM dalam mengakselerasi keterlibatan berbagai lembaga pembiayaan syariah dan pemberdayaan KUMKM di Indonesia, khususnya pembiayaan pola syariah. Salah satunya melalui gelaran Insyaf ini.

“Insyaf akan fokus pada arah baru keuangan syariah yang lebih inklusif dan banyak menitikberatkan pada usaha mikro, juga ingin mendorong agar muncul Lembaga Keuangan Mikro Syariah (LKMS) lebih besar lagi. Sehingga, LKMS ini selain berfungsi sebagai lembaga inklusi bagi masyarakat atau akses ke perbankan. Juga, bisa dijadikan sebagai instrumen keuangan yang fokus melayani kebutuhan permodalan bagi pengusaha mikro dan kecil,” papar Braman.

Dengan begitu, lanjut Braman, kebutuhan permodalan bagi pengusaha dari skala mikro, kecil, menengah sampai besar bisa terlayani oleh lembaga keuangan. “Efek positifnya, lembaga keuangan bisa lebih inklusif karena bisa diakses oleh masyarakat dari seluruh kalangan,” tegas Braman.

Selain dalam rangka penyaluran, LPDB-KUMKM juga melakukan funding melalui pengalihan dana bergulir. Pada 2018, target pengalihan dana bergulir ini sebesar Rp20 miliar dan yang telah dialihkan ke rekening LPDB-KUMKM sebesar Rp17,58 miliar atau sebesar 87,95% dari target.

“LPDB-KUMKM optimis untuk mencapai target 2018 melalui Kegiatan Pengalihan Dana Bergulir LPDB-KUMKM Tahun 2018 yang rencananya akan dilaksanakan di Banyumas, Jawa Tengah,” imbuh Braman.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here