MADANINEWS.ID, PANGANDARAN — Menjelang puncak peringatan Hari Santri Nasional pada 22 Oktober mendatang, beragam kegiatan pun terus dilaksanakan. Salah satunya adalahd engan melakukan ekspedisi pesantren.
Kegiatan ekspedisi pesantren di bagi menjadi lima Zona: Pertama kecamatan Mangunjaya, Kalipucang dan Padaherang. Kedua Kecamatan Pangandaran, Sidamulih dan Parigi. Ketiga Kecamatan Langkaplancar. Keempat Kecamatan Cigugur dan kelima Kecamatan Cijulang dan Kecamatan Cimerak. Kegiatan ini diawali dengan upacara pelepasan oleh pemerintah daerah Kabupaten Pangandaran beberapa waktu lalu.
Ucu Saeful Aziz, S.Ag, ketua Lembaga Da’wah Nahdlatul Ulama (LDNU) Kabupaten Pangandaran sekaligus ketua pelaksana Hari Santri Nasional Kabupaten Pangandaran menyampaikan bahwa kegiatan HSN ini terdiri dari berbagai kegiatan.
“Ekspedisi pesantren merupakan bagian dari rangkaian dalam rangka menyambut dan memperingati HSN tingkat kabupaten Pangandaran.” Ungkapnya.
Beliau juga menambahkan bahwa tujuan kegiatan Ekspedisi Pesantren ini bermaksud mempererat tali silaturahim antara pesantren dengan lembaga pemerintahan serta organisasi kemasyarakatan Islam.
“Tujuan dari kegiatan ini ialah untuk menjalin komunikasi aktif dan silaturrahim antara Pemda, Kemenag, ormas Islam, terutama Nahdlatul Ulama dengan pondok Pesantren seKabupaten Pangandaran.” Tambahnya.
Ucu berharap bahwa kegiatan ekspedisi yang diisi oleh pengenalan pesantren, ramah tamah dan literasi kitab kuning ini bisa menjadi salah satu penunjang untuk mensukseskan kegiatan puncak Hari Santri Nasional.
“Kegiatan ekspedisi yang berakhir pada hari kamis, (18/10) ini sekaligus ajang sosialisasi pada setiap Pesantren agar berpartisipasi pada puncak HSN pada tgl 22 Oktober mendatang.”tandasnya.
